Pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan peserta PSP3 dari aspek fisik, sikap mental, keterampilan dan managerial sebelum ditempatkan di desa lokasi tugas. Melalui siaran persnya di Jakarta (Selasa, 23/9), Deputi Bidang pengembangan Pemuda, Sakhyan Asmara menjabarkan, lingkup materi pembekalan mencakup empat kompetensi pokok, yaitu materi yang bersifat informatif, peningkatan kapasitas, karakter, dan daya saing.
Dari total jumlah peserta PSP3, yang dinyatakan lulus di awal sebanyak 826. Sedang sisanya sebanyak 11 orang peserta dinyatakan tifak lulus. Selain itu, pembekalan ini pula dilakukan untuk menentukan peserta terbaik di setiap kelas berjumlah 20 orang. Selama pembekalan, lanjut Sakhyan, para peserta mengikuti proses pembelajaran yang dibagi menjadi 20 kelas masing-masing kelas rata-rata berjumlah 41 orang. Peserta juga mengikuti kesamaptaan dan outbond.
“Melalui kesempatan ini, secara secara khusus saya menyampaikan pesan dan harapan kepada seluruh peserta PSP3 angkatan 24 tahun 2014. Jangan pernah berhenti melakukan inovasi dan meningkatkan kreativitas dalam melihat potensi apa saja yang bisa dikembangkan di tempat tugas masing-masing. Selain itu, kalian semua harus bisa membawa diri dengan baik dan benar pada desa penempatan," kata Sakhyan saat memberi sambutan pada acara penutupan pembekalan PSP3, kemarin.
"Tanpa ini semua, sangat sulit bagi saudara-saudara untuk bisa diterima dengan baik di desa penempatan," imbuhnya.
Masih kata Sakhyan, satu hal yang paling penting adalah adanya kemandirian dari semua peserta pembekalan PSP3 yang seiring dengan berakhirnya pembekalan telah ditetapkan sebagai peserta PSP3 angkatan 24 tahun 2014 secara definitif dan akan langsung menuju desa penempatan pada esok harinya.
"Gunakanlah kesempatan selama dua tahun masa kontrak untuk belajar banyak hal tentang bagaimana menjadi entrepreneurship muda. Pelajari dengan baik apa saja yang harus kalian persiapkan untuk bisa menjadi pengusaha muda, sehingga begitu selesai menjalankan tugas sebagai peserta PSP3 tidak lagi bingung untuk mendapatkan pekerjaan," tutupnya.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Pelaksana Pembekalan PSP3 angkatan 24, Sofwan mengatakan, dalam melaksanakan penggerakan masyarakat yang menjadi fokus kegiatan peserta PSP3 dilakukan kunjungan lapangan di 20 desa/kelurahan di Kabupaten/Kota Bogor. Dalam kunjungan ini, peserta diarahkan untuk mempelajari bagaimana proses pemberdayaan masyarakat di bidang usaha ekonomi, sosial dan kesehatan.
Sofwan menambahkan, seluruh peserta akan membawa bantuan berupa bola kaki dan voliyang merupakan sumbangan dari Deputi III dan Deputi V Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, dalam rangka mendukung program pembudayaan olahraga di perdesaan untuk diserahkan ke 418 desa penempatan peserta PSP3 angkatan 24.
[wid]
BERITA TERKAIT: