Terutama, dalam seri ke-IV di kelas 3000 Pro di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, hari ini.
Pebalap asal tim Dspec Motorsport, Ahmad Sadewa (BMW M3) mengatakan, jika lawan yang dihadapi memiliki kualitas yang setara, sehingga bakal langsung tancap gas saat berhadapan dengan pesaing utama Rudy SL yang mengendarai Porsche.
Ahmad Sadewa Cs berambisi siap kubur Rudy SL di kelas 3000 Pro di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat yang dijadwalkan bertarung pada hari ini.
“Target utama kami menggeser posisi Rudy yang kini berada di peringkat pertama, dan ingin berada di puncak klasemen hingga akhir seri keenam,†kata Ahmad Sadewa didampingi Pemilik Dspec Motorsport, David Samuel dan jurubicara Rahmad Satria, kemarin.
Rudy SL kini berada di peringkat pertama dengan 96 poin. Sementara Ahmad Sadewa, dengan 88 poin dari tiga seri yang sudah dijalani.
Diungkapkan, timnya punya kans besar merealisasikan hal tersebut. Apalagi, pada seri III yang digelar Agustus lalu, mampu membukukan best lap 1.45.00 detik.
“Kita harus kerja keras, karena kekuatan di kelas ini berimbang. Terbukti, saling mampu mengalahkan. Ini menjadi tugas berat bagi tim kami.â€
Ajang ini juga menjadi pembuktian untuk menjadi yang terbaik antara Tim BMW kontra Mercedes. Yang tidak kalah sengit, di kelas 3000 master, David Steve terus berusaha menguatkan dominasinya. Sebab, David merupakan juara umum musim balapan 2013.
Lebih jauh diterangkan Ahmad Sadewa, salah satu upaya yang akan ditempuh tim dalam tiga laga sisa adalah dengan cara menyapu bersih poin penuh.
Sehingga, jika terjadi kendala dalam hal non teknis, selisih poin tidak terpaut jauh.
Balapan mobil yang berada di bawah ajang Indonesian Series of Motorsport (ISOM) tersebut, diikuti tidak kurang 100 peserta. Menurut catatan, tim yang ikut antara lain, BMW, Porsch, Mercedes, Audi, Peugeot, Volvo, Mini Cooper atau VW. Kemudian, ETCC menyajikan tiga kelas, yakni Novice (pemula) 2000 dan 3000 cc, Euro 2000 meliputi Master dan Pro, serta Euro 3000 untuk kategori Master dan Pro. ***
BERITA TERKAIT: