"Pegawai 10.721 tapi wagub bersihin sampah. Saya yang harus sms 'Bu, ada sampah disini, ada sampah disitu', terus kalau sudah dibersihkan difoto ke saya bilang 'Pak sudah bersih' pake BBM. Kok tugas Wagub begitu," ujarnya kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (9/5).
Tak hanya itu, Ahok juga mempertanyakan komitmen Saptatri menjaga kebersihan di ibukota. Pasalnya, hingga kini truk pengangkut sampah masih saja sewa dari kota lain yang tidak berstandar dan bersertifikat.
"Kadis kebersihan niat nggak bersihin Jakarta? Kenapa harus sewa dari Lampung dan dari luar yang tidak standar?," kritiknya.
Lebih membuat dia heran laporan daftar nama pegawai honorer yang diterimanya dalam bentuk tulisan tangan bercampur dengan ketikan komputer.
"Laporan list nama pegawai pakai tulisan tangan. Ini doktor (gelar Saptatri) lho yang buat," sindir Ahok dengan nada tinggi.
[wid]
BACA JUGA: