Valentino Rossi, Bertahan Di Yamaha, Bikin Keki Suzuki-Honda

Senin, 07 April 2014, 09:24 WIB
Valentino Rossi, Bertahan Di Yamaha, Bikin Keki Suzuki-Honda
Valentino Rossi
rmol news logo Kontrak Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di Yamaha akan habis pada musim 2014. Suzuki, Honda, dan yang terbaru Harley Davidson pun siap meminang kedua pebalap tersebut.

Akan tetapi, Managing Director Yamaha Motor Racing sekaligus tim prinsipal Movistar Yamaha, Lin Jarvis menyatakan, Rossi dan Lorenzo masih akan bersama Yamaha dalam waktu lama. Sebab, pihaknya kini tengah berdiskusi untuk perpanjangan kontrak selama dua tahun untuk keduanya.

Belum lagi, dia bilang, Rossi sendiri telah memberi sinyal ingin bertahan dengan Yamaha saat diwawancara sebuah Skysport beberapa hari lalu. “Ini adalah tahun yang sangat penting dengan proses pembaruan (kontrak) Lorenzo dan Rossi.

Skenario optimal kami adalah untuk memperbaharui dengan baik dan proses yang akan segera dimulai,” tutur Jarvis seperti dilansir seperti superbikeplanet, kemarin.

Bos Suzuki Davide Brivio mengakui, dengan pernyataan Rossi itu pihaknya menjadi pesimis meyakinkannya untuk bergabung pada MotoGP 2015. Perlu diketahui, Brivio adalah bekas petinggi Yamaha Factory Racing yang sangat dekat dengan Rossi sebelum henggkang ke Ducati.

Tak hanya dalam urusan adu balap, Brivio dan Rossi hingga saat ini menjalin kerjasama bisnis dengan The Doctor. Bahkan Brivio lah orang yang berpengaruh dalam penandatanganan Rossi ke Yamaha tahun 2004 lalu dan duo yang bersama-sama untuk periode paling sukses dalam sejarah pabrik Jepang dengan empat gelar juara dunia.

Bahkan ketika Rossi memutuskan gabung dengan Ducati, Brivio juga ikut membantu mengelola urusan pribadinya dan ia mendarat untuk memimpin Suzuki kembali ke MotoGP. “Saya pikir, Valentino telah memilih untuk mengakhiri kariernya bersama Yamaha. Setelah dua tahun sulit dengan Ducati, dia kembali dengan keinginan untuk tinggal bersama selama mungkin. Apalagi, dia kini termotivasi kuat untuk balapan lagi, namun saya pikir untuk karirnya hal yang paling logis adalah untuk mengakhiri kariernya bersama Yamaha,” ujarnya. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA