"Masa dibilang perintah saya yang bilang enggak boleh nambah satu rit, mana ada," ujar Ahok di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (3/4).
Informasi ini mengemuka dalam pertemuan 25 pengusaha angkut sampah dengan Ahok kemarin (Rabu, 2/40 di Balaikota. Dalam pertemuan itu diketahui ada kongkalikong antara Dinas Kebersihan DKI dengan 25 pengusaha pengangkut sampah atau disebut pihak ketiga.
"Jadi sekarang sudah ketemu
nih antara Dinas kebersihan dengan pihak ketiga yang sudah 20 tahun, masa sih mau macam-macam. Kalau dulu macam-macam ya sekarang jangan macam-macam," tegas Ahok.
Agar kasus serupa tidak terulang kembali, Pemprov DKI akan mengadakan lelang atau
beauty contest untuk pengangkutan sampah di Jakarta. Dengan demikian, perusahaan yang diketahui melakukan kecurangan akan langsung dicoret.
"Ya masa lalu kita lupakan. Kalau mereka masih nekat baru kita hukum. Nanti kan beliau-beliau akan mengawasi mereka dilapangan si oknum. Oknumkan biasanya akan menekan surat jalan. Orang sekarang bisa langsung kesaya kok," imbuhnya.
Kemudian siapa oknum yang Ahok maksud? Salah satunya adalah Jack Monang Napitupulu selaku direktur PT Samhana Indah.
"Enggak ada lagi alasan oknum kecuali mereka (pengusaha) yang jadi oknum. Masa orang udah umur kaya gitu mau macam-macam, nggak berani dia," tandasnya.
[wid]
BACA JUGA: