Marquez merupakan satu-satunya rider pada balapan malam ini yang memakai ban belakang keras. Tak heran, start pebalap Repsol Honda ini tidak terlalu bagus. Tapi kemudian dia semakin cepat pada setiap putaran berikutnya, sampai akhirnya menjadi yang tercepat.
Prestasi itu menjadi kejutan. Semula dia diragukan bisa mengalahkan para kompetitornya, sebab enam pekan lalu, Marquez mendapat cedera kaki kanan karena kecelakaan saat berlatih di dirt track. Dia tidak bisa mengikuti sesi uji coba di Sepang (Malaysia) dan Phillip Island (Australia).
Juara dunia kelas premier termuda sepanjang sejarah ini tak sempat berlatih jelang GP Qatar. Dia tetap bisa tampil baik, meski sempat kesulitan pada awal-awal sesi latihan bebas.
“Aku menikmatinya, dan tidak berpikir tentang cidera. Tahun lalu Rossi. Tapi tahun ini akulah yang menang,†dikutip
Crash, kemarin.
Balapan perdana tersebut diwarnai jatuhnya beberapa pebalap yakni Jorge Lorenzo, Andrea Iannone, Stefan Bradl, Bradley Smith, dan Alvaro Bautista.
Bila Marquez diuntungkan ban belakangnya, tapi tidak dengan Lorenzo. Rider berkebangsaan Spanyol itu malah menyalahkan kondisi ban yang berbeda dari tahun lalu di mana dirinya keluar sebagai penakluk sirkuit Losail.
“Kami tidak sempurna. Tapi kami sadar hanyalah manusia yang terkadang membuat kesalahan. Kondisi ban berbeda dengan tahun lalu dan temperatur aspal sedikit lebih dingin,†ujar Lorenzo.
Marc Marquez yang berhasil menyelesaikan finis pada seri pembuka di Losail dengan menorehkan waktu tercepat dengan 42 menit 40.561detik. Di belakangnya, pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi menempel dengan catatan waktu 42 menit 40.820 detik. ***
BERITA TERKAIT: