Cavaliers merupakan almamater King James sebelum berlabuh ke Heat. Meski demikian hal itu ujian itu bisa dilewatinya. Bahkan, King James
menunjukan penampilan maksimal dengan membukukan 43 poin, enam
rebound dan empat
assist yang sekaligus membawa The Heat memenangkan pertandingan dengan skor 100-96.
Semangat James semakin berkobar setelah rekan satu timnya Heat, yakni Dwyane Wade dilanda cidera lutut di awal kuarter pertama. James bekerja lebih keras guna menambal lubang yang ditinggal Wade. Dia sukses memasukan 10 dari 11 tembakan serta lima kali lemparan 3 angka tanpa meleset.
“Saya tidak tahu, ketika ada pemain yang keluar karena cidera, aku merasa seperti bisa mencetak 60 angka,†kata James kepada
ESPN.Bukan hanya piawai menyerang, James juga membantu pertahanan Heats dengan melakukan tiga kali blok dalam pertandingan tersebut. Forward Heat, Chris Bosh juga bermain cemerlang dengan menghasilkan 21 poin dan enam kali rebound.
Kendati begitu, Cavs bermain bukan tanpa perlawanan.
Center Cavs, Jarrett Jack tidak mensia-siakan kelengahan lini pertahanan Heat dengan mencetak 22 angka, 10 rebound dan 10 assist untuk timnya.
Memasuki 12 menit menjelang pertandingan berakhir, Heat tak henti-tentinya mendapat tekanan dari pemain Cavs.
Tercatat sebanyak 35 angka berhasil dikemas Cavs pada kuarter terakhir, statistik pertandingan menunjukan 60 persen tembakan Cavs masuk di kuarter terakhir.
Namun usaha Jack cs kandas saat papan skor 96-100 di Quicken Loans untuk kemenangan Heat. ***
BERITA TERKAIT: