Teriakan penonton pada kuarter pertama mampu membakar semangat para pemain Philadelphia. Philadelphia yang dipimpin Spencer Hawes mampu meraih banyak poin atas Lakers. Pertandingan kuarter pertama diakhiri dengan skor 35-26, melalui lemparan bebas Guard tim, Tony Wroten.
Meskipun jagoan tim Lakers, Kobe Bryant masih belum dimainkan akibat cedera lututnya tapi tak membuat Lakers rela ditindas tuan rumah. Steve Nash sebagai veteran Lakers langsung memacu semangat tim dengan member serangan bertubi-tubi kepada Philadelpia.
Berbagai pertahanan dan serangan dilakukan Nash mulai dari
lay-up shot, lalu jump shot, sampai memberikan assist kepada Steve Blake untuk mengejar ketertinggalan skor.
Dengan mengetatkan mengetatkan
defense Lakers hanya kemasukan 29 poin dan memasukan 35 angka. Di akhir kuarter kedua, Lakers bahkan sanggup memperkecil ketertinggalan sekaligus memberi sinyal kekalahan bagi lawan 61-64.
Permainan kedua tim menjadi semakin menegangkan saat masuk kuarter ketiga. Tempo pertandingan berlangsung semakin tinggi. Lakers yang pada kuarter sebelumnya hanya mampu memperkecil ketertinggalan kali ini sudah mampu membalikkan keadaan.
Lay-up Ryan Kelly, berhasil mengakhiri kuarter ketiga ini dengan skor 87-85 untuk keunggulan Lakers.
Memasuki kuarter pamungkas Philadelphia semakin tertekan tim tamu. Nash dan Chris Kaman yang berada di peringkat kedua perolehan poin terbanyak tim.
Sebagai
top performer dalam pertandingan ini adalah
point guard Lakers Steve Blake dengan 14 poin, empat rebound, dan delapan assist sehingga menyudahi pertandingan dengan skor 112-98.
Kemenangan ini mampu mengakhiri puasa kemenangan Lakers dalam tujuh pertandingan setelah mengalahkan Cleveland Cavaliers dalam laga belum lama ini.
Sumbangan poin Nash sekaligus menandai kesempurnaan playmaker veteran Lakers itu, di hari ulang tahunnya. Dia sukses memetik 19 poin, padahal baru saja sembuh dari cedera serius di bagian punggungnya.
Usai pertandingan Nash mengaku tidak ada persiapan khusus dalam menyempurnakan pola permainannya. â€Saya merasa bergairah, saya ingin bermain lepas di pertandingan tanpa batasan apapun dan target uatama saya hanya satu, untuk menolong tim memenangkan pertandingan ini,†katanya dikutip
NBA, kemarin.
Bagi Philadelphia, kekalahan ini dirasakan sebagai cambuk untuk bermain lebih cerdas dan tangguh pada pertandingan berikutnya.
“Mereka bermain hebat, selalu di bawah kontrol, menggunakan keadaan lawan dengan baik. Aku bisa belajar banyak darinya,†kata poin guard Philadelphia, Michael Carter-Williams.
Di laga lainnya, Orlando Magic juga mengikuti sukses Lakers meneruskan tren positif dengan menumbangkan Oklahoma City Thunder.
Bertanding di Amway Center, Orlando, Sabtu (8/2) pagi WIB, Tobias Harris dkk, sukses mempecundangi pemimpin klasemen Wilayah Barat dengan skor tipis 103-102.
Kemenangan itu membuat Magic meraih empat kemenangan secara berturut-turut di markas kesayangannya. Sementara bagi Thunder, ini merupakan kekalahan pertama setelah lima pertandingan sebelumnya berhasil diamankan.
“Saya menyusun strategi defensif, terutama pada sisa waktu yang sempit, dan usaha itu sukses,†kata kepala pelatih Magic Vaughn dikutip
ESPN. ***
BERITA TERKAIT: