Meski menyisakan tinggal lima pemain tanpa pemain cadangan, Los Angeles Lakers mampu mengatasi perlawanan tuan rumah Cleveland Cavaliers 119-108.
Lakers memiliki delapan pemain saat memulai pertandingan. Lalu Nick Young mengalami keseleo lutut kiri di paruh pertama pertandingan. Kemudian Chris Kaman terkena pelanggaran foul out saat awal kuarter ke-4. Ketika Jordan Farmar mengalami kram kaki kiri saat akhir kuarter ke-4, berarti saat itu Lakers hanya memiliki lima pemain tersisa.
Robert Sacre melakukan pelanggaran keenamnya, saat waktu tersisa 3:32. Tetapi dia tetap bertanding karena D’Antoni tidak memiliki pilihan pemain yang sehat.
Lakers yang harus kehilangan Steve Nash yang diistirahatkan, Jodie Meeks mengalami cedera engkel, Jordan Hill cedera leher, Pau Gasol cedera pangkal paha, dan Kobe Bryant cedera lutut.
“Pertandingan itu merupakan salah satu pertandingan teraneh yang pernah saya lihat,†kata D’Antoni usai laga kepada NBA, di Quicken Loans Arena, kemarin.
Pada pertandingan itu, ada tujuh pemain Lakers yang berhasil mencetak di atas 10 angka, dimana Ryan Kelly membuat angka tertinggi untuk Lakers dengan 26 poin, Farmar yang baru sembuh dari cedera juga bermain gemilang dengan membuat 21 poin.
Penampilan mengejutkan juga diperlihatkan Steve Blake, yang juga baru kembali bermain setelah absen cukup lama. Playmaker Lakers itu mencatat triple double 15 assist, 11 poin dan 10 rebound.
Sukses Lakers menular ke San Antonio Spurs. Bertamu ke Verizon Center, Washington, kemarin, anak asuh Gregg Popovich itu mempermalukan Washington Wizards 125-118 di hadapan pendukungnya.
Spurs selalu menang atas Wizards dengan rekor 16 kali beruntun. Tapi, kemenangan yang petik Spurs memang tak mudah. Melawan tim tuan rumah, Tim Duncan Cs harus melakoni pertarungan sengit melalui dua kali perpanjangan waktu.
Tim Duncan mencetak 31 angka, 11 rebound sebelum harus meninggalkan lapangan, karena pelanggaran foul out saat babak kedua perpanjangan waktu.
Lalu guard pengganti, Patty Mills, mencetak total 23 angka, di mana 11 angka dicetaknya saat dua kali perpanjangan waktu.
Spurs juga harus kehilangan guard andalannya, Tony Parker, yang tidak bermain sejak paruh waktu pertandingan karena cedera punggung bawah.
Tim tamu sempat tertinggal 94-99 di akhir kuarter ke-4, berkat sebuah lemparan tiga angka Mills dan sebuah floating jump shot Duncan, Spurs berhasil menutup waktu reguler dengan skor imbang 99-99.
Kemudian, pada awal babak perpanjangan waktu Spurs melaju 9-5 dan unggul 108-104. Pada sisa waktu 47,8 detik, Spurs sepertinya akan memenangkan pertandingan dengan keunggulan 113-107. Namun, permainan cemerlang guard Wizards, John Wall yang mencetak 8 angka hingga akhir babak overtime pertama dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak overtime kedua.
Selain itu, Danny Green yang mencetak total 22 angka, juga membuktikan dapat menjadi pemain kunci Spurs saat Tim Duncan dan Tony Parker sedang tidak bermain.
Green mencatatkan 1 blokshot dan sebuah lemparan tiga angka di babak tersebut.
Sementara itu di pihak Wizards, John Wall mencetak 29 angka, 9 assist kemudian Bruno Beal menambahkan 19 angka dan Trevor Ariza dengan 15 angka, 10 rebound. ***
BERITA TERKAIT: