Informasi ini disampaikan Kepala Seksi Informatika Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI, Bambang Surya Saputra di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (17/1) sore.
"Tadi malam pukul 23.00 terjadi angin puting beliung di Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta," ujar Bambang,
Sedikitnya 12 rumah di Pulau Panggang rusak dihantam angin puting beliung. Empat rumah di antaranya dalam kondisi rusak parah, empat rumah rusak ringan dan empat lainnya rusak sedang.
Sementara korban luka diketahui ada satu orang bernama Mariansyah (18). Korban sat ini sudah dalam penanganan petugas kesehatan di pulau tersebut.
"Total ada 23 kepala keluarga (KK) yang terdampak angin puting beliung. Hingga saat ini BPBD belum mendapat laporan apakah di pengungsian atau tidak," paparnya.
BPBD DKI dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi angin puting beliung masih akan muncul di bagian utara Pulau Jawa bagian barat. Bahkan gelombang tinggi dengan maksimal 2-3 meter diprediksi melanda kawasan teersebut. Kepulauan Seribu dan Banten diperkirakan akan menjadi sasaran utama puting beliung dan gelombang tinggi. Nelayan diimbau untuk tidak melaut dulu dalam waktu dekat ini karena hujan lebat disertai petir akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.
"Angin puting beliung sulit diprediksi, masyarakat cari perlindungan di tempat yang aman dan nelayan tidak melaut. Kita prediksi kondisi ini akan terus terjadi sampai 19 Januari mendatang," tukasnya.
[wid]
BACA JUGA: