Ahok, sapaan akrab mantan anggota DPR ini pun mengaku sudah membaca pesan yang tersebar pagi tadi itu.
"Baru tadi baca. Bikinnya sih hebat ya. Cara bikinnya seolah-olah Ahok paling berani. Ahok jadi lembut banget pakai minta maaf segala," tutur Ahok bernada nyinyir kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (15/1).
Membaca isinya, menurut Ahok, sebaiknya pembuat pesan berantai tersebut harus belajar terlebih dahulu kepadanya. Sebab jika dicermati isinya ada kata-kata yang dirasanya janggal.
"Itu orang kalau mau fitnah suruh belajar sama saya dulu. Fitnahnya kok bego banget. Mana ada tanggul Ciliwung. Itu orang bikin pesan agak bodoh," sindirnya lagi.
Meski begitu, ia tak berniat mencari penyebar berita fitnah tersebut.
"Kalau fitnah jangan pengecut. Apalagi kurang pinter ha ha ha," ucap Ahok.
[wid]
BACA JUGA: