Pelaksana Tugas (Plt), Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI, Sarwo Handayani menjelaskan, dalam RAPBD DKI 2013 telah dialokasikan dana hibah untuk delapan kabupaten dan kota yang berada di sekitar wilayah DKI.
"Dana hibah yang kita berikan kali ini digunakan untuk normalisasi daerah aliran sungai (DAS) di daerah mitra Jakarta, yaitu wilayah Bodetabek," kata wanita yang akrab disapa Yani ini di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (3/12).
Delapan wilayah yang mendapatkan bantuan dana tersebut meliputi pemerintah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang Kota, Kota Tangerang Selatan, Depok, kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Dana hibah tersebut juga akan digunakan untuk memperbaiki kondisi daerah aliran sungai (DAS) di wilayah hulu di daerah mitra. Selain itu juga digunakan untuk membeli lahan bangunan yang dibangun di tepi area DAS dan pembuatan daerah resapan biopori di daerah pemukiman serta lain-lain.
Sedangkan untuk tahun 2014 mendatang, dana hibah akan digelontorkan kepada area mitra yang disalurkan melalui Badan Kerja Sama Pemerintah (BKSP) Jabodetabek sebesar Rp 45 miliar. Angka tersebut sama dengan dana hibah mitra di tahun 2011 lalu.
Seperti diketahui, sejak tahun 2010, Pemprov DKI memberikan hibah untuk penanganan banjir di beberapa kabupaten/kotamadya di daerah sekitar Jakarta melalui Badan Kerja Sama Pembangunan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (Jabodetabekjur). Namun, dalam RAPBD 2014 nanti belum tercantum anggaran untuk pembelian lahan di kawasan Depok untuk dijadikan waduk atau embaung.
"Lahan yang akan dijadikan waduk belum diketahui persis dimana lokasinya. Jadi, kita tidak memasukkan anggaran di dalam RAPBD DKI 2014. Soalnya, kalau tetap dimasukkan akan berpotensi menjadi SiLPA atau kelebihan anggaran pada tahun 2014," ujarnya.
[wid]
BACA JUGA: