Jokowi: Duit Pemprov Banyak kok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 19 November 2013, 12:50 WIB
Jokowi: Duit Pemprov Banyak kok
JOKO WIDODO/NET
rmol news logo Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menampik pengerjaan pengerukan lumpur Waduk Pluit, Jakarta Utara lantaran Pemprov DKI tak mampu membayar biaya sewa alat berat kepada PT Brahmaputra selaku operator pelaksana proyek.

"Duit kita banyak kok nggak bisa bayar gimana sih, tapi kan prosedur aturan itu harus diikuti. Lihat saja Silpa tahun kemarin saja Rp 9,8 triliun. Sisa itu, gimana sih," ujar Jokowi dengan nada tinggi kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (19/11).

Jokowi berdalih, proyek pengerukan dihentikan sementara karena Pemprov tengah menghitung jumlah kubik lumpur yang telah berhasil digali oleh PT Brahmaputra. Dari sana,  kata Jokowi, bisa diketahui operator masih memiliki utang galian lumpur atau tidak.

"Pertama masalah kontrak, kubikasinya dicek itu berapa, kalau kerja terus ngga bisa dihitung kan," paparnya.

Disinggung seberapa jauh kontrak kerja sama antara Pemprov dengan PT Brahmaputra, Jokowi enggan mengomentarinya.

"Urusan kontrak tanya ke Kadis PU. Masa ke saya," tukasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA