Markas Heat Tak Angker Lagi

Kompetisi NBA

Senin, 11 November 2013, 08:32 WIB
Markas Heat Tak Angker Lagi
Jeff Green
rmol news logo Boston Celtic sukses menaklukkan keangkeran markas Miami Heat, stadium American Airline, setelah memetik kemenangan tipis 111-110 dalam lanjutan NBA 2013-2014, dini hari kemarin WIB. Jeff Green menjadi kunci kemenangan dengan mencetak three point di menit injury time.

Sekadar catatan, hingga laga kelima kompetisi NBA musim 2013/14, baru Celtic yang berhasil memetik kemenangan di kandang Heat. Semua lawan yang bertandang selalu berhasil dijungkalkan Heat. Korban terakhir tim asuhan Erik Spoelstra adalah Los Angeles Clippers yang ditekuk dengan skor 97-102, Jumat (8/11) lalu.

Kemenangan itu sekaligus membuat Heat menjaga keangkeran American Airlines, dan itu adalah kemenangan ketiga bagi LeBron James dan kawan-kawan sepanjang musim ini. Bermain di kandang sendiri, Heat sempat memimpin pada kuartal pertama dengan 31-25. Namun pada kuartal berikutnya, Celtics bangkit dan mencetak 35 angka, sementara Heat hanya mencetak 28 poin. Skor ketat pun terjadi, 60-59 untuk keunggulan Celtics.

Pada kuartal ketiga, Heat mampu mengakuisisi dengan keunggulan 23-20. Namun kejar mengejar poin datang di kuartal keempat. Celtics berhasil membuat 31 angka, sekaligus membuat skor akhir menjadi 111-110.

Sayang dengan kekalahan ini mencoreng tren positif yang dimiliki Heat. Apalagi ini merupakan kekalahan perdana anak-anak asuhan Erik Spoelstra di American Airlines Arena sejauh musim ini digelar. Sementara bagi Celtics, ini menjadi kemenangan ketiga mereka secara beruntun. Setelah di dua laga sebelumnya, berhasil menundukkan Utah Jazz dan Orlando Magic.

Pada laga ini, LeBron James menjadi pencetak poin tertinggi dengan mengumpulkan 25 poin, Chris Bosh mencetak 20 poin dan Wade mengakhiri dengan 18 poin. Sementara di kubu tuan rumah, Green dari mencetak 24 poin.

Skor ketat juga terjadi di pertandingan antara Philadelphia 76ers dengan Cleveland Cavaliers. Bahkan untuk menentukan pemenang, laga pun diakhiri lewat dua kali perpanjangan waktu, di mana Cavaliers keluar sebagai menang dengan 127-125.

Pelatih Celtic, Brad Stevens menyatakan, kemenangan ini adalah bukti kebangkitan tim sejak dikalahkan Toronto Raptors di laga perdana musim ini.

“Pada akhirnya kami melakukan segalanya dengan sempurna. Saya memang tidak melatih permainan dengan sempurna, tapi saya pikir kami semua bisa yakin jika kami memiliki tim yang berhasil menaklukkan keangkeran markas (Heat),” kata pelatih berusia 37 tahun itu seperti dilansir ESPN, kemarin.

“Kami akhirnya bisa menopang beberapa kesalahan-kesalahan. Kami mungkin juga akan bisa melakukannya ketika berhadapan dengan tim lain,” ujarnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA