Percuma Jokowi Tertibkan PKL Tanah Abang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 19 Oktober 2013, 19:44 WIB
Percuma Jokowi Tertibkan PKL Tanah Abang
tanah abang/net
rmol news logo Meski Gubernur Joko Widodo telah menertibkan pedagang kaki lima di Tanah Abang. Namun, kemacetan di Tanah Abang masih dirasakan oleh warga yang sehari-hari menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara ini.

“Ini mah udah biasa. Biasanya mulai pukul 12.00 WIB siang sampai malam macet disini. Memang begitu setiap hari,” ujar Udin, tukang ojek yang setiap harinya mangkal di Jalan Fachruddin, Tanah Abang, Jakarta Pusat saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online, Sabtu (19/10).

Kata dia, meski pedagang kaki lima (PKL) telah dipindahkan ke Blok G, kemacetan masih tetap sama saja seperti sebelum PKL dipindahkan.

Ini lantaran munculnya biang kemacetan lain di wilayah itu. Biang kemacetan ini salah satunya disebabkan oleh angkutan umum (angkot) yang sering menaikkan dan menurunkan penumpang tanpa aturan. Bahkan tak jarang ada angkot yang berhenti di tengah jalan menunggu penumpang atau ngetem secara sembarangan dalam waktu yang tak sebentar.

“Sebelum dan sesudah PKL dipindahkan sama saja. Coba dilihat,” ujarnya sambil menunjuk jalanan yang macet.

Penyebab lainnya adalah jumlah petugas Dinas erhubungan (Dishub) serta Satpol PP yang ada di lokasi yang bisa dihitung dengan jari. Para petugas tidak bertindak saat melihat jalan yang macet. Mereka justru duduk di pos dan kendaraan dinas masing-masing.

“Paling mereka (petugas) turun ke lapangan kalau kondisi sudah macet total dan suara klakson sudah nggak berhenti. Turun pantau-pantau sedikit. Jalan sana sini,” ungkapnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA