Wakil Gubernur Basuki T Purnama alias Ahok meminta agar Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak memasang saluran listrik ke area tersebut.
"Kita sudah minta Walikota Jakarta Utara untuk urus. Kalau nggak bisa ya kita ganti (copot walikota Jakut)," ujarnya kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (7/10).
Basuki mengakui hingga saat ini pihaknya memiliki solusi tinggal untuk 5.300 warga Kelapa Gading Barat yang kehilangan rumah akibat kebakaran. Namun mendirikan rumah di lahan milik negara, menurutnya, salah dan tidak dapat dibenarkan.
"Mesti dipidanakan itu. Itu susah karena rusun kita belum selesai," tegasnya.
Mantan Bupati Belitung Timur ini menuding bila sebagian warga tersebut bukan golongan orang miskin. Apalagi jika rumah yang mereka bangun nanti ternyata permanen dan menggunakan atap dari baja. Hal tersebut menunjukkan bahwa warga tersebut tidak benar-benar miskin.
"Itu yang sudah bangun itu bukan orang miskin, kalau pakai rangka baja ringan mana ada orang miskin mampu. Makanya harus kejar pajak," tekannya
.[wid]
BACA JUGA: