Pekerjaan proyek sumur resapan tersebut diserahkan kepada Dinas Perindustrian dan Energi DKI (dulu Dinas Pertambangan dan Energi).
"Tugas pokoknya itu. Dulu proyek ini dikerjakan oleh Dinas Pertambangan. Kemudian karena Dinas Pertambangan nggak ada makanya dialihkan ke Dinas Energi," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI, Andi Baso saat dihubungi wartawan, Minggu (6/10).
Pemprov DKI pun siap menggelontorkan dana sebesar Rp 130 miliar yang diambil dari APBD untuk pengerjaannya. Andi mengatakan, target pihaknya selesai akhir tahun 2013 ini. Pihaknya juga merangkul Dinas Pekerjaan Umum untuk menentukan lokasi penggalian sumur resapan.
"Kita usahakan Desember mudah-mudahanan bisa selesai, bisa diperpanjang selama 50 hari kalau diperlukan dan masalah di lapangan," ujarnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BACA JUGA: