Sejak laga dimulai, tim Merah Putih terus menggempur pertahanan Timor Leste. Pergerakan bola hanya di sekitar pusat pertahanan Timor Leste. Pertahanan Garuda Muda pun sesekali terlihat lengang karena serangan Timor Leste kerap putus ditengah lapangan berkat kerjasama Maldini dan kawan-kawan. Namun sesekali penyerang Timor Leste, Frangcyatma Alves Ima Kef, masuk menebar ancaman bagi kubu Merah Putih.
Maldini dipercaya menjadi starter dalam pertandingan ini. Ia kerap menyumbang assist-assist berbahaya dan menusuk pertahanan lawan.
Ilham Udin berhasil memecah skor kacamata pada menit ke 10 berkat sepakan menyampingnya, setelah menerima operan dari Muklis dan berhasil mengecoh bek bertahan Timor Leste. Skor 1-0 bertahan hingga istirahat babak pertama.
Pada babak kedua, kekuatan pun masih tampak pada Tim Merah Putih. 'Goyangan' bola para ujung tombak Tim Garuda kerap hanya berputar-putar didalam kotak terlarang. Kebuntuan babak kedua pecah setelah sepakan Hargianto pada menit 62, bebas melepaskan tembakan ke gawang Timor Leste yang sontak menggetarkan gawang Timor Leste untuk kedua kalinya. Skor 2-0 menutup pertandingan dan memastikan Tim Merah Putih U-19 mendapat tiket untuk melaju ke final untuk bersanding dengan Vietnam yang berhasil menundukan Tim Laos dengan skor 1-0.
Namun sayang, semangat yang 'membakar' Tim Merah Putih harus dibayar dengan cideranya kiper utama, Ravi Murdianto, dan digantikan oleh kiper cadangan Rully Destrian.
[bry/dem]
BERITA TERKAIT: