"Dahulu, satu blok cuma 360 unit. Kita tidak mau karena tanah mahal, kita minta lebih padat, jadi berubah menjadi 660 unit. Tapi saya tidak ingat seluruh komplek ada berapa blok," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (23/8).
Rusun tematik Muara Angke ini nantinya dilengkapi kanal penghubung ke Kali Adem agar terlihat menarik. Dengan begitu, turis yang datang bisa melihat pengolahan jemur ikan melalui kanal dibangun. Selain itu, perahu-perahu warga yang berderet di depan rusun akan mempercantik pemandangan.
Sebagai tahap awalnya, Basuki menerangkan, Pemprov DKI akan membangun dua blok rusun tematik agar bisa langsung ditempati warga.
"Setelah dua blok selesai dibangun, nelayan akan kita pindahkan ke dalam rusun. Selanjutnya pembangunan dilanjutkan di lahan kosong yang telah diurug. Ke depan, wilayah Muara Angke akan tertata rapi," papar mantan bupati Belitung Timur ini lebih lanjut.
Ia jamin pembangunan rusun ini tidak akan diserahkan kepada pengembang. Sehingga, warga tidak perlu kuatir lahan tersebut berubah fungsi jadi area komersil.
[wid]
BACA JUGA: