Terakhir terjadi pada awal Juni 2013 lalu, wilayah Pademangan terendam banjir selama dua minggu dengan ketinggian hingga 50 centimeter dan masuk ke rumah warga.
Penyebabnya tak lain karena mesin pompanya mengalami kerusakan. Genangan air di kawasan tersebut akhirnya dapat teratasi setelah instansi terkait menurunkan dua mesin pompa
portable.
Namun pada hari pertama puasa, tepatnya Rabu (10/7) kemarin, mesin pompa air yang katanya masih baru itu tidak berfungsi alias mati hingga kini, begitu penuturan operatornya. Praktis, Pademangan kembali terendam saat hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta beberapa hari terakhir.
"Mohon pihak terkait menyelesaikan persoalan ini secepatnya karena warga sedang menjalani ibadah puasa dan sangat menderita akibat banjir ini," pinta seorang warga setempat, Arie Puriawan kepada
Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 12/7).
Ia kuatir jika masalah itu dibiarkan berlarut-larut akan menimbulkan dampak negatif kesehatan warga, terutama anak-anak.
[wid]
BACA JUGA: