"Tanggal 3 september akan kita buat lokakarya di ragunan. Nanti elemen masyarakat, NGO, LSM, DPR pusat, Pemprov, semua stakeholder pemerhati ragunan akan diundang agar kita bisa menampung saran, masukan dan kritik soal bagaimana visi misi Ragunan ke depannya," ujar Hashim saat ditemui di Hotel Twin Plasa, Jakarta Barat (6/7).
Adik Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, ini juga mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan inventaris seluruh aset yang dimiliki Ragunan mulai dari luas tanah, jumlah hewan dan aset berharga lainnya. Hashim juga akan menyelidiki hewan-hewan yang mati sebelum dirinya menjabat sebagai dewan penasehat.
"Kita sudah inventaris aset ragunan. Kita sudah hitung berapa jumlah hewan juga, luas tanah dan sebagainya," jelas Hashim.
Perihal permintaan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar menjadikan Ragunan sama seperti Singapore Zoo, Hashim menjawab bisa saja mewujudkan hal tersebut. Namun, dia menegaskan harga tiket masuk Singapore Zoo Rp175 ribu. Sedangkan harga tiket masuk ke Ragunan hanya Rp 4 ribu. Hal yang mustahil dinilai Hashim bila ingin menyamai kebun binatang di negeri tetangga tersebut.
"Saya dengar Pak Ahok minta Ragunan sama dengan Singapura. Kalau mau sama di Singapura harga tiket Rp 175 ribu, sedang Ragunan cuma Rp 4 ribu. Coba dibayangkan dengan akal sehat," ujarnya.
Namun, dengan tata kelola keuangan serta aset yang baik dan benar, Hashim yakin Ragunan bisa lebih maju dari Singapore Zoo nantinya.
"Tapi ragunan punya aset luas tanah terbesar kedua di dunia. Satu lagi di Toronto, Kanada. Kita memang punya potensi sama seperti Singapura. Saya kira suatu saat kita akan melampaui singapura dan lebih bagus dari Singapura," jelasnya.
[ian]
BACA JUGA: