Dengan hasil ini kiprah Serena di Wimbledon tahun ini cuma sampai babak 16 besar. Banyak yang terkejut dengan kekalahan petenis asal Amerika Serikat ini mengingat ketangguhannya di 34 pertandingan terakhir dan selalu menang. Terlebih lagi lawannya itu hanyalah petenis peringkat 23 dunia.
“Saya masih gemetar, tapi sangat senang. Serena memainkan pertandingan fantastis. Dia lawan yang tangguh. Ini adalah perasaan yang luar biasa bisa memenangkan pertandingan ini. Ini adalah tempat yang khusus bagi saya dan orang-orang yang brilian,†kata Lisicki dikutip Sportinglife.
Di antara empat Grand Slam yang ada, Wimbledon memang menjadi tempat di mana Lisicki bisa melaju paling jauh. Petenis Jerman berusia 23 tahun ini pernah mencapai babak semifinal pada tahun 2011.
Sedangkan Serena menilai, lawannya adalah “pemain yang tidak penurutâ€. Baginya Lisicki adalah pemain hebat, peringkatnya tak menggambarkan di mana dia seharusnya. “Dia harus berperingkat lebih tinggi. Saya merasa seperti kesulitan hari ini, dari semua pertandingan, ini menjadi salah satu yang terberat,†ujar Serena.
Harapan satu-satunya publik Inggris di bagian putri, Laura Robson harus rela gagal lolos ke perempatfinal. Robson, yang sempat meraih hasil gemilang di awal turnamen harus menderita kekalahan dari pemain Islandia, Kaia Kanepi 6-7 (6-8), 5-7.
Namun, melihat dukungan yang luar biasa mengalir selama menjalani pertandingan di Wimbledon, Robson mengaku senang dan berterima kasih atas apa yang telah diberikan para penggemarnya. “Itu dukungan yang luar biasa. Saya sangat senang melihat mereka datang di pertandingan keempat ini,†ujarnya.
Satu partai sengit lainnya akan terhampar di perempatfinal. Unggulan keempat, Agnieszka Radwanska akan bersua dengan unggulan keenam, Li Na. Pertemuan ini tak terelakkan setelah keduanya mampu menumbangkan lawan-lawannya.
Radwanska harus berjuang keras saat menghadapi petenis penuh kejutan, Tsvetana Pironkova. Sempat tertinggal 4-6 pada set pertama, Radwanska akhirnya keluar sebagai pemenang dengan kemenangan 6-3 dan 6-3 pada dua set berikutnya.
Sebelum laga ini, Li Na sudah memastikan tiket perempat final setelah mengalahkan petenis Italia, Roberta Vinci 6-2, dan 6-0.
Di nomor putra, Andy Murray terus melaju untuk meraih gelar Wimbledon pertamanya. Kemarin, unggulan kedua dunia itu memastikan tiket babak perempat final usai menyingkirkan petenis Rusia, Mikhail Youzhny.
Meski belum kehilangan satu set pun, Murray harus bekerja keras mengalahkan unggulan ke-20 itu, terutama pada set pertama dan kedua. Di set pertama, Murray harus berjuang sedikit keras untuk bisa menang 6-4.
Di set kedua, Youzhny bahkan memaksa Murray bermain lebih lama meski akhirnya kalah 6-7 (5-7). Pada set ketiga, pada laga yang berlangsung di Center Court, komplek All England Club, London itu, Youzhny tak mampu lagi menahan laju Murray dan kalah telak 1-6. Selanjutnya Murray akan menghadapi Fernando Verdasco.
Dia merasa fisiknya sudah mulai menurun kala menghadapi Youzhny. Sebelumnya memang, banyak penggemar tenis yang terus menyoroti kondisi fisiknya. “Tidak ada alasan, jika saya merasa khawatir dengan masalah cedera seperti yang saya alami beberapa waktu lalu. Tapi sekarang saya merasa jauh lebih baik ketimbang pekan lalu,†ucap Murray.
Menurutnya, dia pasti akan terus mendapatkan pertanyaan seperti itu saat berada di lapangan. Tapi, baginya terpenting adalah bagaimana mengelola isu-isu tersebut dengan baik, karena bukan hanya dia saja yang mengalami masalah ini. “Saya hanya perlu mengatur dan bisa melewatinya dengan baik, mulai dari mengatur pola hidup sehat seperti mandi es, pijat dan merawat tubuh.â€
Di laga lainnnya, unggulan kedelapan, Juan Martin Del Potro juga berhasil menyudahi perlawanan Andreas Seppi. Petenis asal Argentina itu menang dengan skor 6-4, 7-6(7-2), 6-3.
Sedangkan Novak Djokovic mengaku lega bisa melewati hadangan petenis veteran Tommy Haas. Pasalnya, unggulan pertama itu sudah mengetahui sepak terjang Haas ketika ia bermain di lapangan rumput seperti ini. Pada laga ini, Djoker menang dengan 6-1, 6-4, dan 7-6. Selanjutnya dia akan menghadapi unggulan ketujuh dari Republik Ceko, Tomas Berdych.
“Haas selalu jadi lawan tangguh bagi saya. Dia sempat membuat saya kehilangan dua laga di lapangan rumput. Ketika mengetahui melawan dia, saya tahu bahwa laga ini akan jadi tantangan terberat saya. Pertandingan ini jelas tidak mudah dilewati. Sehingga saya harus menjaga permainan tetap baik,†ujar Djokovic usai laga.
Turut lolos ke perempatfinal adalah petenis Spanyol, David Ferrer. Meski sempat kecolongan set pembuka dari Ivan Dodig, akhirnya unggulan keempat itu mampu menyelesaikan laga dengan kemenangan empat set, 6-7 (3), 7-6 (6), 6-1, dan 6-1. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: