Di ajang 110cc, Harlan yang merebut superpole, akhirnya meraih peringkat ketiga di race pertama. Lomba ini dimenangi Anggi Permana dari Jabar disusul rekan sedaerahnya Wahyu Widodo.
Sayangnya sukses itu tidak berlanjut di race kedua. Sempat start dari urutan ketiga, kekuatan motor Harlan mendadak melemah sehingga perlahan tapi pasti tersusul lawan-lawannya sehingga harus menduduki urutan 14. Race ini dimenangi Anggi.
Total nilai Harlan di kelas ini akhirnya menjadi 18 dan menduduki urutan lima klasemen umum. Juara umum kelas 110cc diraih Wahyu Widodo nilai 45, sama dengan Anggi. Namun Wahyu berhak juara karena memenangi race kedua yang jumlah lapnya lebih banyak.
Di kelas 125 cc, nasib Harlan kurang beruntung. Di race pertama Harlan gagal finish sedang race kedua Harlan menduduki urutan tujuh sehingga total nilainya hanya sembilan. Total Harlan harus puas menduduki ranking umum 11.
Seusai lomba, Harlan mengaku kendaraannya kurang power. Kendati demikian dia cukup puas karena mampu merebut satu podium di Sentul.
“Saat berlomba di kelas 125cc, coil kendaraan saya sempat copot. Stroom kendaraan juga hilang sehingga lomba ini gagal saya menangi,†kata Harlan.
Harlan sendiri bertekad akan membalas kekalahan ini di seri terakhir. Rencananya seri pamungkas akan dilangsungkan di Binuang Kalimantan Selatan 11 November. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: