Pemprov DKI Minta Pompa Baru ke Kementerian PU

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 17 Juni 2013, 14:12 WIB
rmol news logo Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menambah pompa baru di sejumlah titik rawan banjir di ibukota. Pasalnya, kebanyakan pompa yang saat ini difungsikan oleh Pemprov DKI sudah rusak.

"Makanya kita minta ke Kemen PU menganggarkan pembelian atau pemasangan pompa baru di APBN perubahan. Kita tidak bisa menanggulangi banjir di ibukota bila banyak pompa yang rusak," ujar Ahok kepada wartawan di Balaikota, Jakarta, Senin (17/6).

Ahok mencontohkan, banjir rob yang melanda wilayah Pademangan Barat, Jakarta Utara selama hampir sepekan kemarin. Banjir terjadi, seperti diketahui, akibat tiga pompa di Kali Ancol rusak sehingga tidak bisa menyedot luapan air dari kali tersebut. Dua dari tiga pompa itu saat ini masih berada di Rumah Pompa Ancol untuk diperbaiki.

Selain itu, Ahok juga meminta agar Kemen PU memberi ijin agar penyelesaian pompa yang rusak diserahkan saja ke Pemprov DKI. Sebab, ia beralasan, pompa tersebut sudah diinventarisasi oleh Pemprov.

"Tahun ini kita mulai tahu kondisinya kalau banyak pompa yang rusak. Kita sudah pasang pompa portable. Ini sedang dikerjakan," jelas Ahok.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA