Namun, Wakil Gubernur Basuki T Purnama atau biasa disapa Ahok memastikan, warga Waduk Pluit tidak akan direlokasi dalam waktu dekat ini karena unit rusun yang dijanjikan Pemprov belum rampung.
"Kita siapin rumah dulu. Tiga bulan lagi selesai sembilan blok. Kan ada 900 orang lebih kupon rusun nantinya,'' ujar Ahok kepada wartawan di Balaikota, Jakarta, Jumat (31/5).
Ahok menjelaskan, pembagian rusun ini nantinya juga akan sejalan dengan pembagian kupon oleh Pemprov kepada warga yang berhak. Pemindahan tahap pertama menurut Ahok akan diprioritaskan kepada warga yang tinggal di area basah atau warga yang tinggal di atas aliran waduk. Oleh karena itu, Ahok meminta kesediaan warga untuk direlokasi secepatnya.
Pemindahan tahap berikutnya akan diikuti oleh warga yang tinggal di pinggiran waduk. Sehingga pengerukan waduk dalam dilakukan secara berjangka. Langkah ini, menurut Ahok, supaya warga yang tinggal di sisi timur waduk tidak terkena dampak negatif berupa roboh dan amblasnya sisi kanan waduk tersebut
.[wid]