Juara tujuh kali juara dunia itu memang digadang-gadangkan bakal merebut kembali tahta juara di kampung halamannya sendiri. Performanya yang jauh membaik setelah kembali memperkuat Yamaha menjadi modal besar buat rider 33 tahun itu.
Seperti diketahui, selama tujuh musim beruntun dari 2002 sampai 2008 Rossi adalah penguasa tunggal Mugello. Dia selalu tampil sebagai juara dalam balapan di kandangnya sendiri, baik saat menunggangi Honda maupun setelah bergabung dengan Yamaha.
Baru di tahun 2009 dia kehilangan takhtanya, ketika itu Rossi cuma bisa finis di posisi tiga. Hingga tiga musim selanjutnya dia tak pernah bisa lagi jadi kampiun di rumah sendiri. Berturut-turut hasil yang diraih adalah gagal finis (2010), keenam (2011) dan kelima musim lalu.
Rangkaian hasil buruk tersebut pun nampaknya bakal ia putus musim ini setelah kembali bergabung dengan Yamaha. “Aku optimis, tapi harus realistis, menang di Mugello bukan perkara mudah,†kata Rossi seperti dilansir Crash, kemarin.
Bagi Rossi hadirnya sosok Marquez merupakan tantangan yang harus dihadapinya di balapan nanti. Pasalnya, pemuda Spanyol tersebut telah tampil apik sejak serie pertama. “Dia salah satu pebalap yang masuk dalam hitungan. Saya juga yakin, pebalap lain juga begitu.â€
Manajer Dani Pedrosa, Alberto Puing berpendapat, keoptimisan The Doctor akan sulit terealisasi. Dia menilai, performa apik Marquez yang kini menjadi pimpinan klasemen sementara sulit tertandingi.
“Marquez merupakan pebalap tercepat, berbakat dan pemberani. Dia akan mematahkan keoptimisan Rossi.†[Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: