Berdasarkan pantauan di lapangan, Jokowi tiba pada pukul 14.15 WIB. Di lokasi, terlihat sebuah tenda dan panggung sederhana untuk menyambut kedatangan Gubernur DKI itu. Warga yang datang di puskesmas tampak antusias menyambut kedatangan Jokowi. Puluhan ibu-ibu berdesakan untuk berdekatan dengan Jokowi.
"Jadi, mulai sekarang kalau mau berobat, warga yang sudah punya KJS bisa pergi ke puskesmas. Kalau penyakitnya tidak bisa ditangani oleh puskesmas, maka selanjutnya pasien akan dirujuk ke rumah sakit. Yang penting, pergi dulu ke puskesmas dan tunjukkan KJS," kata Jokowi saat membagikan KJS di Puskesmas Kali Deres, Jakarta Barat, Selasa (28/5).
Menurut Jokowi, jenis kartu untuk KJS gelombang kedua berbeda dengan sebelumnya, karena dilengkapi dengan sebuah chip yang mampu merekam data pribadi dan penyakit yang diderita oleh pasien pemegang kartu tersebut. Selain itu, KJS model baru ini juga memiliki keuntungan.
"Karena dilengkapi dengan chip, kartu jadi tidak bisa dipalsukan, data-data pasien tersimpan dengan baik dan dapat dilihat secara online," ujar Jokowi.
Sebelumnya, pada pembagian KJS gelombang pertama, Pemprov DKI telah membagikan sebanyak 3.000 kartu untuk warga Jakarta yang tergolong miskin dan rentan miskin. Pada gelombang kedua ini, warga yang sebelumnya telah menerima KJS dapat menukarkan kartunya dengan KJS model baru, yakni yang sudah dilengkapi dengan chip, tutur Kepala Dinas Kesehatan Dien Emmawati saat mendampingi Jokowi di Kalideres.
Sebagai informasi, total keseluruhan KJS yang dibagikan pada gelombang kedua adalah sebanyak 1.733.991 kartu. Rinciannya, Jakarta Pusat sebanyak 339.333 kartu, Jakarta Utara 105.715 kartu, Jakarta Barat 435.715 kartu, Jakarta Selatan 337.449 kartu, Jakarta Timur 502.500 kartu, serta Pulau Seribu 12.965 kartu.
[ant/wid]
BACA JUGA: