Skuad besutan Diego Simeone adalah tim dengan pertahanan terbaik di Spanyol saat ini. Seperti diketahui, Atletico saat ini adalahtim dengan pertahanan terbaik di Spanyol, di liga rekor kebobolan mereka yang paling sedikit dibandingkan dengan tim-tim lain, bahkan dari Barcelona dan Madrid. Inilah yang jadi salah satu faktor Diego Godin dan kawankawan kokoh menempati peringkat tiga musim ini.
Selain itu, dalam 36 pertandingan di La Liga musim ini, mereka hanya kebobolan sebanyak 30 kali, sementara Madrid 37 kali dan Barca 38 kali. Sedangkan di Copa, mereka hanya kemasukan empat gol dalam delapan pertandingan, tanpa sekalipun kalah. Kendati demikian, pasukan El Real bukannya tak memahami situasi tersebut. Mereka mengaku siap untuk mencari kelemahan sang lawan dan mengekploitasinya kali ini.
“Jika Atletico hanya kebobolan sedikit itu karena mereka bermain dengan baik di sektor pertahanan, tapi ide kami adalah untuk mencari kelemahan mereka, yang mana mereka miliki. Saya harap itu tercermin pada pertandingan nanti dan kami bisa mengambil keuntungan,†ujar striker Madrid, Gonzalo Higuain, di situs resmi klub.
Sekedar catatan, Derby Madrid di final Copa del Rey bukan kali ini saja terjadi. Faktanya, sepanjang sejarah kompetisi tersebut, dua klub asal Kota Madrid itu sudah bertemu tiga kali di final. Hasilnya, Atletico memenangi seluruh pertandingan tersebut. Dua pertemuan pertama di final Copa del Rey antara Madrid dan Atletico terjadi di tahun 1960 dan 1961. Meski dua pertandingan tersebut dihelat di Santiago Bernabeu, Atletico berhasil memetik kemenangan dan menjadi juara masing-masing dengan keunggulan 3-1 dan 3-2.
Pertemua ketiga atau yang terakhir terjadi di tahun 1992. Kembali digelar di Bernabeu, Atletico meraih kemenangan dengan cukup meyakinkan 2-0. [Harian Rakyat Merdeka]