Walaupun lama tak bertanding, Mayweather tetap tangguh. Guerrero, yang sebelumnya cuma satu kali kalah dari 33 pertandingan, terluka di bagian mata kirinya di ronde kedelapan dan sempat terjatuh.
Meski berhasil menang, Mayweather tidak merasa puas. Pasalnya, dia tidak bisa memukul KO Guerrero. “Saya tak puas karena tidak bisa memukul KO lawan seperti yang diinginkan para penggemar,†katanya seperti dikutip dari BBC.
Bagi Guerrero, kekalahannya merupakan kedua kalinya dalam karir bertinju profesionalnya. Dia menilai lawannya petarung hebat dan kecepatannya luar biasa.
Sekadar catatan, Mayweather memasukkan 60 persen dari total 195 pukulan.
Adapun Guerrero membuat 113 pukulan. Setelah ronde ke-12, semua hakim memberi angka kemenangan 117-111 untuk Mayweather, yang tetap tak terkalahkan dari 44 laga.
Sementara itu, Vladimir Klitschko berhasil mempertahankan gelar WBA dan IBF-nya di kelas berat yang digelar di Mannheim, Jerman. Sepanjang laga, Klitschko tak pernah berada dalam tekanan lawannya asal Italia itu.
Ia pertama kali menjatuhkan Pianeta di awal ronde keempat, dan ronde kelima melalui pukulan tangan kiri. Kombinasi pukulan Klitschko di ronde keenam membuat Pianeta kembali mencium kanvas.
Sekalipun ia tampak berusaha bangkit, ia tidak berhasil. Wasit akhirnya menghentikan pertandingan. Atas kemenangannya, Klitschko memperbarui rekornya menjadi 60-3 (52 KO). [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: