Keberhasilan Lakers menjungkalkan Spurs yang notabene sebagai runner up klasemen sementara wilayah Barat ini sekaligus mematahkan anggapan publik yang menyebutkan bahwa mereka akan sulit meraih kemenangan tanpa diperkuat pemain andalannya, Kobe Bryant.
Pemain yang selama ini menjadi kunci kesuksesan Lakers itu harus absen hingga akhir musim karena mengalami cidera tendon achilles saat menghadapi Golden State Warriors, Jumat lalu.
Memang di awal laga, Lakers nampak kesulitan mendominasi permainan sejak kuarter awal. Di kuarter pembuka ini, Spurs mencetak 23 poin dan hanya unggul setengah bola dari Lakers.
Skor menjadi imbang 43-43 di akhir kuarter kedua. Perolehan angka kedua tim kembali berimbang di kuarter ketiga dengan sama-sama menambah 18 poin.
Kejar mengejar angka kembali terjadi di kuarter akhir. Publik Staples Center bahkan sempat dibuat cemas lantaran tim kesayangannya berada dalam posisi tertinggal. Namun Lakers pada akhirnya mampu menutup pertandingan dengan kemenangan 91-86.
Kemenangan ini tak lepas dari kontribusi, Dwight Howard yang mampu menggantikan peran Kobe sebagai penyelamat tim di masa kritis. Pemain yang berjuluk ‘Superman’ itu mengoleksi double-double, 26 poin dan 17 rebound, Howard membawa Lakers meraih kemenangan dramatis 91-86. Sementara di kubu Spurs, pendulang angka terbanyak diraih Tim Duncan yang mendulang 23 poin dan 10 rebound.
“Ini seperti keajaiban. Saya berhasil menggantikan posisi Kobe yang selama ini bintangnya tim ini. Saya juga tidak menyangka, berhasil mematahkan prediksi sejumlah kalangan. Kemenangan ini juga sebagai bukti, kami bisa mengalahkan tim manapun. Termasuk Rokets yang akan kami hadapi di partai terakhir,†“ kata Howard dikutip Los Angeles Times, kemarin.
Sekadar informasi, bagi Lakers, kemenangan ini menjaga peluang mereka lolos ke babak playoff. Lakers (44-37) saat ini masih duduk di posisi delapan (batas akhir ke playoff), unggul 1,5 games dari Utah Jazz (42-38) di posisi sembilan.
Jadi, dengan kemenangan ini posisi Lakers tetap berada di peringkat kedelapan klasemen Wilayah Barat atau tempat terakhir playoff. Lakers akan melakoni laga terakhirnya di musim reguler dengan menjamu Houston Rockets. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: