Sempat Unggul, Rossoneri Apes

Seri A

Senin, 08 April 2013, 08:45 WIB
Sempat Unggul, Rossoneri Apes
Riccardo Mon­tolivo
rmol news logo .AC Milan gagal meraih kemenangan saat bertamu ke Fiorentina dalam lanjutan seri A. Tiga angka yang sudah di depan mata akhirnya sirna setelah kedua tim bermain imbang 2-2 (1-0) di Stadion Artemio Franchi kemarin malam WIB.

Rossoneri betul-betul apes. Tidak hanya sudah unggul dua gol, tapi seharusnya layak me­nang karena sejak menit 39 Fio­rentina sudah main dengan 10 orang.

Milan lebih dulu unggul dua gol melalui aksi Riccardo Mon­tolivo di menit 15 dan Matthieu Flamini pada menit 62. Tim tamu juga unggul jumlah pemain se­telah Nenad Tomovic diganjar kar­tu merah pada menit 39.

Namun memimpin dua gol dan dalam posisi unggul jumlah pemain tak mampu dituntaskan Milan dengan kemenangan. Dua penalti yang masing-masing di­lepaskan Adem Ljajic serta Da­vid Pizarro di menit 66 dan 73 mem­buat pertandingan berak­hir dengan skor sama kuat 2-2.

Cuma menambah satu poin, Milan gagal menggusur Napoli dari posisi dua klasemen. Skuat besutan Massimiliano Allegri ki­ni mengoleksi 58 angka dan ma­sih bertahan di posisi tiga kla­se­men. Sementara Fiorentina juga tak beranjak dari posisi empat kla­semen. La Viola telah meng­um­pulkan 52 poin dari 31 laga di sepanjang musim ini.

Puncak klasemen sementara masih dikuasai Juventus dengan nilai 71 berkat kemenangan atas Pescara 2-1. Pescara masih di uru­tan buncit nilai 21.

Laga di Turin, Italia ini juga di­warnai sensasi dari Mirko Vu­cinic. Pemain Juve asal Monte­negro itu spontan melepaskan ce­lana, otomatis hal itu mem­per­tontonkan celana dalamnya, usai menjadi penentu kemenangan di menit 78. Sebelumnya Vucinic membuat gol menit 73 lewat pe­nalti. Pescara memperkecil ke­ka­lahan menit 83 lewat Em­ma­nuel Cascione.

Setelah menjebol gawang Pes­cara, Vucinic langsung menu­run­kan celananya. Begitu sepe­nuh­nya terlepas, pesepakbola asal Montenegro itu mengibar­kannya di udara dengan tangan sambil berlari menuju bangku cadangan timnya.

“Itu sesuatu yang spontan. Sa­ya pikir saya menyukainya dan saya melakukannya,” ujar Vuci­nic di Football Italia.

Dianggap melakukan peraya­an yang tak pantas, Vucinic dapat kartu kuning dari wasit.
Antonio Conte yang sepertinya tak puas dengan kartu kuning itu kemu­dian memberi tamparan kecil di kepala pemain depan berusia 29 tahun itu. “Itu pukulan dengan rasa cin­ta. Yang terpenting ada­lah kami menang dan meraih tiga poin, jadi semua orang gembira. Seka­rang kami berharap kami bisa menang menghadapi Ba­yern Munich,” tegas Conte sem­bari tertawa. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA