Pada laga pekan ke-30 La Liga yang dihelat di Camp Nou, keÂmarin dini hari WIB, Barca turun dengan sebagian besar pemain lapis kedua. Fabregas mencetak dua gol di babak pertama dan satu gol di babak kedua. Dua gol sisa diborong Alexis Sanchez.
Dengan poin penuh ini maka pasukan Tito Vilanova itu tetap kokoh di puncak klasemen deÂngÂan 78 poin, unggul 13 angka daÂri Madrid di posisi kedua. SeÂmenÂtara Mallorca masih terpuÂruk di posisi buncit dengan 24 poin.
Momen menarik pertandingan ini, Eric Abidal akhirnya kemÂbali tampil di dalam sebuah laga komÂpetitif untuk Barcelona. SamÂbutan riuh dalam sebuah pesÂta gol untuk Barca ikut mengiringi peÂnamÂpilannya.
Saat laga memasuki menit 70. Saat itu Abidal terlihat mulai berÂsiap di tepi lapangan. Beberapa saat setelah menjabat tangan sang pelatih, Tito Vilanova, yang juga baru kembali ke Barca seteÂlah mendapatkan proses pengÂobatan di New York, Muslim berÂuÂsia 33 tahun itu tampak meÂmanÂjatkan doa dengan khusyuk.
Abidal, yang baru kali ini kemÂbali memainkan partai komÂpetitif sejak mendapatkan transÂplantasi hati pada bulan April taÂhun lalu, lantas masuk mengÂganÂtikan GeÂrard Pique, yang sempat meÂmeÂluknya erat, dengan disamÂbut teÂpuk tangan publik Camp Nou.
Saat peluit akhir dibunyikan, Abidal pun serta-merta memperÂlihatkan kaus khusus bertuliskan sebuah kata-kata dalam bahasa Prancis,
‘Merci mon cousin’. Ini adalah tanda terima kasih Abidal kepada sepupunya yang sudah menjadi donor dalam prosedur transplantasi hati.
“Ini adalah momen spesial buatku setelah absen setahun. Aku ingin berterima kasih kepaÂda sepupuku karena tanpa diriÂnya aku takkan ada di sini hari ini. Ini adalah momen unik,†kata Abidal di
Reuters. [Harian Rakyat Merdeka]