Pelatih Andrea StramacÂcioÂni meÂnilai kemenangan ini seÂbagai kemenangan yang kruÂsial dan meÂÂmotivasi Ular Putih.
Berkat kemenangan itu, Inter menggeser Lazio dari posisi kelima klasemen sementara Seri A. Mereka mengumpulkan 50 poin dari 30 partai, terpaut tujuh poin dari AC Milan yang ada di urutan ketiga.
“Krusial bagi kami untuk menÂdapatkan kemenangan maÂlam ini. Anak-anak sangat sadar akan hal tersebut. Penting setelah pertandingan melawan TottenÂham dan Juventus, saat kami tamÂpil baik. Hari ini kami juga mendapatkan hasil. Yang lebih penting lagi adalah sekarang kaÂmi menemukan konsistensi,†ungÂkapnya di situs resmi klub.
Selain itu, Stramaccioni tidak sungkan melontarkan pujian. Secara khusus juga dia memberiÂkan pujian untuk Rodrigo PalaÂcio, yang lagi-lagi memperÂtonÂtonÂkan ketajamannya, Strama juÂga menilai anak asuhnya itu panÂtas menjadi pemimpin dalam tim.
“Dia adalah nama pertama yang saya ajukan kepada presiÂden klub saat pramusim, pemain pertama yang kami pilih untuk memÂbangun tim. Musimnya berÂnilai ganda: dia begitu dewasa dan menjadi seorang pemimpin bagi tim ini,†pujinya.
Dipuji demikian, Palacio maÂlah merendah. Dia juga meneÂgaskan dirinya bukanlah seorang pahlawan.
“Hari ini adalah hari yang penÂting bagi kami karena bisa menÂdapatkan tambahan tiga poin. Saya berharap dengan kemenaÂngan ini bisa menjadi langkah awal kami untuk mengejar tarÂget,†ujar Palacio kepada reporÂter usai pertandingan.
Penyerang asal Argentina itu mencetak sepasang gol menit 43 dan 90. Berarti Palacio telah menÂÂcetak 12 gol di Seri A musim ini. Lima gol terakhir yang diÂbuat Inter di Seri A juga tercipta atas namanya.
ProduktiÂvitas yang ditunjukÂkan Palacio jelas merupakan berÂkah tersendiri bagi Inter.
NerazÂzurÂri sebelumnya sempat dibuat pusing oleh cedera parah yang diÂaÂlami Diego Milito.
Kemenangan ini menjadikan InÂter berada di posisi kelima klaÂsemen sementara Serie A, dengÂan torehan sebanyak 50 poin. Inter tertinggal tujuh poin dari rival sekotanya, Milan di posisi ketiga. [Harian Rakyat Merdeka]