Lorenzo Janji Fokus

MotoGP

Rabu, 10 Oktober 2012, 09:46 WIB
Lorenzo Janji Fokus
Jorge Lorenzo

rmol news logo Perebutan gelar juara MotoGP musim ini semakin panas. Dari empat seri balapan tersisa, belum ada pebalap yang memastikan gelar juara.

Kandidat terkuat musim ini, Jorge Lorenzo mengaku tidak mau dipusingkan panasnya pere­bu­tan gelar juara. Pebalap Yama­ha ini lebih memilih fokus di se­tiap balapan sampai akhir musim.

Saat ini, Lorenzo menempati po­sisi puncak klasemen semen­tara dengan raihan 290 poin. Se­dangkan, di posisi kedua dipe­gang pebalap Repsol Honda, Da­ni Pedrosa yang memiliki selisih 33 poin dari Lorenzo. Semen­ta­ra, sang juara bertahan Casey Sto­ner harus puas di posisi ketiga dengan nilai 186.

Lorenzo mengaku akan fokus ke balapan, karena gelar juara pa­da musim ini masih sulit untuk di­prediksi. “Saya tak tahu apa yang akan terjadi nanti dan tak mau terlalu memikirkannya. Sa­ya hanya akan akan fokus di se­tiap balapan, penuh konsentrasi saat balapan dan meraih hasil yang terbaik dari apa yang bisa saya raih,” ujar Lorenzo seperti di­lansir Autosport.

Kondisi seperti ini bukan per­tama kalinya bagi Lorenzo. Pe­ba­lap asal Spanyol ini pernah me­rasakannya saat berada di ke­las 250 cc dan MotoGP musim 2010 dan semuanya berakhir de­ngan kemenangan usai fokus ke­pada balapan.

“Pada dua musim pertama saya di 250 (cc) dan MotoGP (2010), yang berada pada kon­di­si seperti ini dengan jarak yang cu­kup kecil. Namun, semua ter­gantung pada anda melihatnya, dan saya bisa mengakhirinya de­ngan menjadi juara (dunia),” ujar­nya.

Mengenai balapan di Sirkuit Mo­­tegi, Jepang akhir pekan ini (Ming­gu, 14/10), Lorenzo m­e­nga­ku saat suka lintasan sirkuit ter­sebut. Tidak heran, dia berte­kad meraih kemenangan untuk mem­perpanjang jarak dari Pedrosa.

“Motegi merupakan lintasan yang saya suka. Saya menang di sini musim 2009 yang lalu dan saya rasa kami bisa bertarung me­raih kemenangan lagi pekan ini,” tegas Lorenzo.

 Sementara itu, rival terdekat­nya, Pedrosa akan menjalani balapan di GP Jepang pada akhir pekan dengan semangat meluap. Meski dalam posisi tertinggal, pebalap Spanyol ini tetap layak optimistis menyusul penampilan dominannya ketika meraih ke­me­nangan pada seri sebelumnya di Sirkuit Aragon.

Satu hal lain yang dapat mem­buat Pedrosa kian optimistis ada­lah fakta bahwa dia juga telah ber­hasil memenangi seri terakhir di Jepang yaitu pada GP Jepang 2011 lalu.  

Sementara itu, nasib sial meng­ham­piri pebalap Ducati, Nicky Hay­den sebelum digelarnya Mo­toGP Jepang. Ta­ngan sebelah ka­nannya kembali mengalami patah tulang saat kece­lakaan di Mo­to­GP Aragon, dua pekan lalu.

Seperti dike­ta­hui, Hayden ke­luar lintasan pada akhir lap ke­dua Mo­­toGP Aragon. Pem­balap Ducati itu tidak mampu me­ngu­rangi kecepatan, se­hingga terja­tuh dan mena­brak pem­batas.

“Saya mengira tidak menga­la­mi cedera dari kecelakaan di Ara­gon kemarin, tapi sayangnya se­pertinya saya mengalami ce­dera lagi,” ungkap Hayden.

Meski cedera tangan kanan­nya kambuh lagi, pebalap asal Amerika Serikat ini kemungki­nan tetap akan turun balapan di Motegi. Bekas pebalap Honda ini berharap cederanya tidak meng­ganggu penampilannya di Jepang nanti. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA