Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Jangan Bikin Blunder!

Indonesia vs Vietnam

Sabtu, 19 November 2011, 08:51 WIB
Jangan Bikin Blunder!
Pat­rich Wanggai
RMOL.Partai hidup mati bakal tersaji pada semifinal cabang sepakbola SEA Games XXVI 2011 antara Vietnam dan Indonesia di stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta hari ini. Vietnam berkelakar  mempermalukan tim merah putih di depan ribuan pendukungnya.

Sebaliknya tuan rumah akan membuktikan di depan pendu­kung­nya untuk membayar keka­lahan sebelumnya di penyisihan me­lawan Malaysia. Asisten Pe­la­tih Indonesia Aji Santoso me­nga­takan, para pemain telah me­lupakan kekalahan 0-1 dari Malaysia Kamis lalu (17/11).

Indonesia kembali akan turun dengan formasi the winning team, bukan formasi yang di­tu­runkan saat dikalahkan Malay­sia. Menurut Aji, perubahan stra­tegi saat menghadapi Malaysia itu memang menjadi bagian stra­tegi pelatih, karena lima pemain yang diistirahatkan kemarin, me­mang disiapkan untuk laga se­mifinal.

“Laga semifinal jauh lebih pen­ting makanya di babak pe­nyi­sihan saat melawan Malaysia kita simpan lima pemain. Kami ju­ga tidak boleh membuat ke­sa­lahan-kesalahan yang tidak perlu, khususnya di daerah per­ta­hanan. Vietnam memiliki pe­main-pemain berkarakter cepat. Ini yang harus kami waspadai,” tegas Aji.

Terkait kekuatan Vietnam, Aji menilai seluruh pemain Vietnam sangat berbahaya. Selain cepat, mereka juga memiliki agresi­vitas yang tinggi. Ini harus dian­ti­s­ipasi dengan bermain tenang dan konsisten, serta disiplin. “Kami siap mengajak Vietnam ber­main terbuka karena hanya ke­menangan yang bisa mem­bawa kami ke final,” tambahnya.

Di sisi lain, Pelatih Vietnam Falko Gerd Goetz menilai, Indo­nesia tidak hanya tim kuat, tetapi juga didukung suporter fanatik­nya. “Kami dituntut untuk bisa ber­main dengan penuh kon­sen­trasi. Sekali lagi, Indonesia tim kuat dan berlaga di kandang sen­diri. Tentu saja tekanannya akan sama,” ungkap Falko.

Terkait permainan Indonesia, Falko menilai, permainan sayap Indonesia sangat berbahaya. Pa­salnya dari dua lini sayap itulah selama ini gol-gol Indonesia yang lahir dari duet striker Pat­rich Wanggai dan Titus Bonai.

Viet­nam tidak diperkuat wing back andalannya Thanh Long Giang. ”Tapi itu tidak masalah ka­rena kami masih memiliki stok em­pat pe­main wing back,” je­lasnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA