Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Badai Topan di Sentul

Round 3 Indoprix

Senin, 11 Juli 2011, 05:07 WIB
Badai Topan di Sentul
Pembalap Indoprix tampil dengan semangat juang tinggi.
RMOL. Pembalap Indoprix tampil dengan semangat juang tinggi. Itu terlihat dari setiap balapan yang dijalani rata-rata pembalap papan atas nasional ini. Alhasil, seri ketiga Indoprix, di Sirkuit Sentul, kemarin benar-benar se­ru. Persaingan ketat terjadi baik di kelas 110 maupun 125 cc.

Di race pertama kelas 110 cc, Oc­ky Lukman dari AHRS IRC Team tampil trengginas dan men­juarai race pertama dengan total waktu 24 menit 02,653 de­tik, diikuti Hadi Wijaya dan Su­dharmono di posisi kedua dan ke­tiga. Di race kedua, giliran Ra­fid Topan yang di race pertama tak finis mampu membalikkan keadaan. Rafid menyalib pemba­lap senior Hadi Wijaya jelang finis. Sementara Ocky berada di posisi ketiga.

Rivalitas paling ketat terjadi di kelas bergengsi 125 cc dimana Rafid dan pembalap senior Hen­driansyah bergantian menguasai race pertama dan kedua. Kalau di race pertama Hendri mendo­mi­nasi balapan diikuti Rafid dan Owie Nurhuda di posisi kedua dan ketiga, dan Hadi di posisi ke­empat.

Sebaliknya, di race ke­dua, Ra­fid tak mau memberi am­pun kepada Hendri. Ia berusaha mati-matian menekan Hendri yang merupakan pembalap seni­or satu angkatan di atas Rafid ini.

Menurut Hendri, bisa menang di race pertama saja sudah luar bia­sa karena selama ini Sirkuit Sentul terbilang cukup sulit. “Sa­ya selalu kesulitan balapan di Sentul. Kalau bisa menang di ra­ce pertama, itu luar biasa dan ten­­tu lantaran kinerja sempurna dari ban resmi Indoprix, IRC Raz­­zo 166. Terbukti, dengan ban ini, re­kor tercepat di Sentul bisa pe­cah dengan waktu 1 menit 53 de­tik yang selama ini hanya men­ca­pai 1 menit 55 detik,” ujar Hendri.

Rafid masih tak per­caya de­ngan kemenangannya. Tapi ia sadar, kinerja sempurna dari ban IRC Razzo yang mem­buat ia bisa memuncaki balapan race kedua sekaligus menguasai klasemen sementara IP 125 cc itu.

General Manager PT Gajah Tunggal Tbk sebagai produsen ban IRC Razzo sebagai ban res­mi Indoprix, Arijanto Notora­har­djo pun bisa lebih tenang dengan rekor baru yang tercipta baik di ke­las IP 110 maupun 125 cc di se­ri ketiga ini.

“Kami ikut bangga karena se­mua pembalap puas dan rekor bisa tercipta dengan peningkatan pada daya tahan dari ban IRC Razzo yang kami sediakan. Ke depan, kami akan tetap meng­usahakan yang terbaik agar se­mua pembalap semakin nyaman di lintasan,” ujar Arijanto usai balapan.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA