Di race pertama kelas 110 cc, OcÂky Lukman dari AHRS IRC Team tampil trengginas dan menÂjuarai race pertama dengan total waktu 24 menit 02,653 deÂtik, diikuti Hadi Wijaya dan SuÂdharmono di posisi kedua dan keÂtiga. Di race kedua, giliran RaÂfid Topan yang di race pertama tak finis mampu membalikkan keadaan. Rafid menyalib pembaÂlap senior Hadi Wijaya jelang finis. Sementara Ocky berada di posisi ketiga.
Rivalitas paling ketat terjadi di kelas bergengsi 125 cc dimana Rafid dan pembalap senior HenÂdriansyah bergantian menguasai race pertama dan kedua. Kalau di race pertama Hendri mendoÂmiÂnasi balapan diikuti Rafid dan Owie Nurhuda di posisi kedua dan ketiga, dan Hadi di posisi keÂempat.
Sebaliknya, di race keÂdua, RaÂfid tak mau memberi amÂpun kepada Hendri. Ia berusaha mati-matian menekan Hendri yang merupakan pembalap seniÂor satu angkatan di atas Rafid ini.
Menurut Hendri, bisa menang di race pertama saja sudah luar biaÂsa karena selama ini Sirkuit Sentul terbilang cukup sulit. “SaÂya selalu kesulitan balapan di Sentul. Kalau bisa menang di raÂce pertama, itu luar biasa dan tenÂÂtu lantaran kinerja sempurna dari ban resmi Indoprix, IRC RazÂÂzo 166. Terbukti, dengan ban ini, reÂkor tercepat di Sentul bisa peÂcah dengan waktu 1 menit 53 deÂtik yang selama ini hanya menÂcaÂpai 1 menit 55 detik,†ujar Hendri.
Rafid masih tak perÂcaya deÂngan kemenangannya. Tapi ia sadar, kinerja sempurna dari ban IRC Razzo yang memÂbuat ia bisa memuncaki balapan race kedua sekaligus menguasai klasemen sementara IP 125 cc itu.
General Manager PT Gajah Tunggal Tbk sebagai produsen ban IRC Razzo sebagai ban resÂmi Indoprix, Arijanto NotoraÂharÂdjo pun bisa lebih tenang dengan rekor baru yang tercipta baik di keÂlas IP 110 maupun 125 cc di seÂri ketiga ini.
“Kami ikut bangga karena seÂmua pembalap puas dan rekor bisa tercipta dengan peningkatan pada daya tahan dari ban IRC Razzo yang kami sediakan. Ke depan, kami akan tetap mengÂusahakan yang terbaik agar seÂmua pembalap semakin nyaman di lintasan,†ujar Arijanto usai balapan.
[rm]
BERITA TERKAIT: