Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Chris John Ogah, Lebih Memilih Gamboa

Selasa, 19 April 2011, 03:10 WIB
Chris John Ogah, Lebih Memilih Gamboa
Chris John dan Daud Yordan
RMOL. Petinju asal Kalimantan Barat Daud ‘Cino’ Yordan mengaku belum puas setelah gagal merebut gelar juara kelas bulu WBA dari tangan Chris John pada hari Minggu (17/4) kemarin. Si Batu, julukan Daud meminta tanding ulang atau rematch.

“Saya belum puas atas pertandingan tadi, saya ingin tanding ulang lagi lawan Chris John kalau me­mung­kin­kan,” kata Daud seusai per­tarungan.

Menurutnya, pertarungannya me­lawan juara bertahan Chris John be­lum maksimal dan dirinya tidak men­duga pertarungannya kurang greget.

“Pertarungan tadi di luar dugaan saya, saya pikir pertarungan akan ber­langsung frontal tapi ternyata tidak, dan itu yang membuat saya belum puas,” kata petinju berusia 24 tahun itu.

Dalam pertarungan 12 ronde ter­se­but, The Dragon berhasil memper­ta­hankan gelar untuk ke-14 kalinya se­telah menang mutlak dengan skor 116-112, 116-112, 117-111.

Tak puas dengan hasil pertan­dingan, Daud menegaskan dirinya siap menjalani pertandingan ulang melawan Chris John. “Saya memang tidak memperhatikan nilai akhir, namun jika kembali mendapat kesem­patan saya siap melakukan tarung ulang melawan dia” tegas Daud yang mukanya mengalami banyak lebam.

Meski demikian, dia mengakui bahwa lawannya masih lebih baik dibanding dirinya. “Chris John punya pengalaman lebih dibanding saya dan juga taktik dia bertarung cukup bagus sehingga sulit bagi saya untuk men­jatuhkannya,” katanya.

Sementara itu sang juara bertahan Chris John mengatakan, cukup puas dengan pertarunganya melawan Daud Yordan dan tidak ingin melakukan pertarungan ulang melawan sang pe­nantang yang telah dikalahkanya itu.

“Saya puas dengan hasil per­tarungan tadi, dan saya tidak ingin mela­kukan pertarungan ulang mes­kipun dia (Daud) meminta itu,” kata petinju yang mencatat rekor 45 kali menang (22 KO) dan dua kali seri tanpa kalah itu.

Sedangkan dengan keka­lahan­nya itu, kini rekor Daud Yordan merosot men­jadi 27 menang (21 KO) dan kalah dua kali.

Pelatih Chris John, Craig Christian memuji per­­forma Daud. Me­nurut­nya, pe­tinju peringkat lima WBA itu bisa menjadi next Manny ‘Pac­man’ Pacquiao. “Dia pe­­tinju yang berbakat. Umur­nya masih 23 tahun dan dia mempunyai pu­­kulan dan teknik yang bagus. Saya rasa dia bisa menjadi next Pacquiao,” puji Chris­tian.

“Namun ada satu kekurangan dari Daud, dia sering tidak punya rencana ketika berada di atas ring. Itu harus diperbaiki,” sarannya.

Soal duel Chris John selanjutnya, kata Christian, anak didiknya mene­gas­­kan siap menjalani pertarungan man­datory melawan Yuriorkis Gam­boa. Kapan pertarungan itu akan di­lang­sungkan, dia belum me­nge­ta­huinya.

“Kami siap jika Gamboa ingin me­lawan kami. Namun kami ingin dia da­tang ke Indonesia karena kami ada­lah pemilik titel Supercham­pionship dan ia harus merebutnya dari kami,” tambahnya.

Seperti diketahui sebelumnya, per­tarungan berstatus mandatory fight antara Chris lawan Gamboa sudah di­minta WBA pada September 2010. Na­mun, karena Chris John me­nga­lami cedera rusuk, laga itu pun di­tunda.

Chris John pun mengalihkan lawan dengan menerima tantangan petinju Ar­gentina Fernando Saucedo pada De­sember 2010 lalu, yang akhirnya kem­bali dimenangkan Chris John.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA