Kesempatan Mayorga untuk mengÂhadapi Pacman, julukan PacÂquiao cukup terbuka. AsalÂkan dia berhasil mengalahkan CotÂto dalam perebutan gelar juara kelas welter super WBA paÂda hari Minggu (13/3), besok.
“Saya harap pertarungan ini daÂpat membantu meraih apa yang saya inginkan. Saya ingin mengÂhadapi Pacquiao. Saya haÂrus memukul KO Cotto untuk layak menghadapi Pacquaio,†kata Mayorga.
Mayorga memiliki rekor berÂtarung 29-7 dengan 1 kali seri dan 23 kemenangan KO. Dia sempat absen bertarung selama 26 bulan karena mengalami keÂceÂlakaan mobil. Desember lalu, dia kembali bertarung dan meÂmuÂkul KO petinju AS, Michael WalÂker di ronde 9.
Di duelnya nanti, Mayorga seÂsÂÂuÂmbar akan menjatuhkan Cotto. “Jika saya hanya meÂnang angka, meÂreka akan mengÂÂanggap saya tidak layak mengÂhadapi PacÂquaio. NaÂmun, saya yakin akan meÂmukul KO petinju badut ini,†kata Mayorga tentang lawannya.
Mayorga sempat mengalami emÂpat kekalahan dari 8 perÂtaÂrungannya yang terakhir. Dia diÂkaÂlahkan Shane Mosley pada 2008, Oscar De La Hoya pada 2006, Felix Trinidad pada 2004 dan Cory Spinks pada 2003.
Meski begitu, dia tetap yakin dengÂan kemampuannya mengÂhaÂdapi Cotto dan Pacquiao. “TiÂdak ada orang yang tidak bisa diÂkaÂlahkan. Manny Pacquiao juga seÂorang manusia biasa. Saya tida perlu takut mengÂhaÂdaÂpiÂnya,†kata Mayorga.
Sedangkan, Cotto sendiri memiliki rekor bertarung yang lebih baik dengan 35-2 dengan 28 KO. Dia memiliki usia jauh leÂbih muda (30 tahun) dibanding Mayorga (37). Pernah kalah dari PacÂquiao, Cotto tidak mau meÂnanggapi sesumbar Mayorga.
“Saya tidak mau omong koÂsong. Tidak mungkin meÂmeÂnangi pertarungan dengan omong kosong. Kemenangan itu di atas ring, di sanalah saya akan meÂnang,†katanya.
[RM]
BERITA TERKAIT: