Kekalahan ini terasa sangat meÂnyesakkan bagi Heat. TiÂdak hanya karena diderita di kanÂdang sendiri, kekalahan terÂseÂbut juga membuat meÂreÂka harus merelakan posisi dua klaÂsemen wilayah Timur meÂreka kepada Bulls. Berada di peringkat tiga, rekor menang kalah Heat saat ini menjadi 43-20.
Heat sebenarnya mampu meÂngendalikan jalannya perÂtandingan dengan mampu meÂmimpin 49-40 hingga turun minum. Lewat perÂmaiÂnan Big Three mereka, LeÂBron James, Dwyne Wade dan Crish Bosh, Heat nampak akan memberi kekalahan kepada Bulls kali ini. Total, 69 poin Heat dicetak oleh trio ini.
Sayang, keunggulan empat seÂtengah bola di kuarter perÂtama tidak bisa dilanjutkan Heat di kuarter kedua. PerÂtaÂhanan ketat dan juga seÂrangÂan-serangan cepat Bulls yang dikomandoi Derrick Rose membuat Heat yang meÂmakai tulisan El Heat di jerÂsey meÂreka menyerah di dua kuarter berikutnya, 16-23 dan 21-24.
Heat sebenarnya berÂkeÂsemÂpatan memetik keÂmeÂnangÂan dengan masih meÂmeÂgang bola di 15 detik akhir pertandingan. Namun usaha lay up dari James dan juga temÂbakan dari Wade berhasil diÂgagalkan anak-anak Bulls yang benar-benar kokoh di perÂtahanan, Heat pun kemÂbali menyerah dari juara enam kali NBA tersebut.
Menurut pelatih Heat, Erik Spoelstra kekalahan dari Bulls merupakan kekaÂlahan keÂempat berturut-tuÂrut. BahÂkan, para pemain meÂnangis gara-gara kekalaÂhan tersebut.
“Saat ini sejumlah pemain meÂnangis di ruang ganti,†kata Spoelstra seperti dikutip dari USA Today.
Bintang Heat, Chris Bosh terÂlihat tidak kuasa menahan keÂsedihan saat timnya diÂperÂmaÂluÂkan di kandang sendiri. “HaÂnya untuk kalah dan kaÂlah lagi, menyakitkan. Kita seÂmua ingin menang. Kita seÂmua ingin menang,†ujarÂnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: