Mavs yang memiliki modal seÂmangat setelah menaklukan juara bertahan LA Lakers tidak berdaya saat menghadapi tim berlambang banteng. Di kuarÂter pertama, Mavs menang tipis 20-19, sayang di kuarter kedua tuan rumah berhasil membalas seÂhingga menang 44-35 buat Bulls.
Klimaks, terjadi kuarter paÂmunÂgkas, di mana sebuah layup Derrick Rose di hampir sembilan menit terakhir membuat Bulls menyamakan kedudukan 66-66. Mavs sempat unggul dua angka lewat Jason Terry, sayangnya C J. Watson membalasnya dengan dua kali tembakan tiga angka dan membuat Bulls mulai memimpin 72-68.
Setelah itu, Mavs tak bisa lagi meÂngejar perolehan angka Bulls dan berakhir dengan keÂmeÂnangan tuan rumah 82 – 77.
“Kemenangan adalah keÂmeÂnangÂan. Semua yang terjadi di laÂpangan tadi tidaklah bagus, keÂcuali cara bertahan kami,†anaÂliÂsa Rose yang menjadi top skoÂrer sekaligus top performer timnya dengan 26 poin, tujuh reÂbound, dan sembilan assist.
Sementara di kubu Mavericks, Tyson Chandler menjadi bintang dengan 12 poin dan 12 rebound. DeSÂHawn Stevenson menamÂbahÂnya dengan torehan poin saÂma. Dirk Nowitzky yang tampil di laga keempatnya setelah ceÂdera dua minggu menjadi penÂceÂtak angka terbanyak dengan 19 poin.
“Kami akan mencoba segala cara untuk menang hari. MaÂveÂricks adalah tim yang hebat,†ujar center Bulls Kurt Thomas. “UnÂtunglah kami punya (DerÂrick) Rose di tim. Kami ingin membatasi ruang gerak Mavs karena mereka punya banyak ‘senjata’ di lapangan,†tambah salah satu pemain tertua NBA itu. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: