Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Wozniacki & Monfils Terseok-Seok

Australia Terbuka 2011

Selasa, 18 Januari 2011, 01:05 WIB
Wozniacki & Monfils Terseok-Seok
Ca­roline Wozniacki
RMOL.Hari pertama turnamen Grand Slam Australia Terbuka 2011 belum melahirkan kejutan. Namun, beberapa pemain unggulan sempat terseok-seok sebelum melaju ke putaran kedua.

Salah satu yang mendapat ham­ba­tan serius di tunggal putri ada­lah petenis nomor satu dunia Ca­roline Wozniacki. Petenis can­tik asal Denmark itu seolah-olah tidak mampu menjawab kri­ti­kan yang selama ini dila­n­car­kan kepadanya.

Wozniacki mengalami ke­su­li­tan ­saat mengatasi petenis pe­ringkat 32 dunia asal Argentina, Gi­sela Dulko, sebelum akhirnya me­nyudahi pertandingan dengan skor 6-3, 6-4 dalam waktu 40 menit.

Seusai pertandingan Woz­nia­c­ki mengaku mengalami ke­re­po­tan saat menghadapi rivalnya. “Gisela adalah lawan yang tang­guh, khususnya pada babak per­tama. Dia sering mengubah-ubah ritme permainan sehingga saya kesulitan membaca per­mai­nan­nya. Kini, saya benar-benar lega bisa lolos dari hadangan­nya,” kata Wozniacki.

Selain Wozniacki, petenis yang gagal bersinar di putaran per­tama adalah bekas petenis no­mor satu dunia, Maria Sharapova yang tercatat sempat kehilangan game pertama tanpa mem­per­oleh angka sama sekali saat meng­hadapi petenis veteran Thai­land, Ta­ma­ri­ne Tanasugarn. Ke­mudian, Sha­rapova berhasil bangkit dan me­menangkan per­tan­dingan dalam dua set 6-1, 6-3.

“Saya merasa grogi pada set-set awal itu, karena saya masih terbayang-bayang dan trauma akan kekalahan di babak pertama tahun lalu, saya benar-benar tidak ingin hal itu terjadi lagi,” katanya.

Maria Sharapova juga meng­akui bahwa dirinya merasa frus­tra­si dengan proses pemulihan ce­deranya yang masih berlarut-larut sehingga sempat meng­anggu performanya. Imbasnya, dia melakukan sepuluh kali ke­sa­lahan “double fault” pada saat servis.

Seperti diketahui semenjak ope­­rasi bahu kanannya pada 2008, petenis asal Rusia yang gla­mor itu selalu kesulitan untuk menemukan kembali permainan terbaiknya.  “Saya sangat ingin kembali menjadi petenis nomor satu dunia. Mungkin hal itu tak akan mudah, butuh proses lebih lama lagi bagi saya untuk kem­ba­li pada kondisi puncak,” ka­tanya.

Di tunggal putra, petenis ha­ra­pan Prancis, Gael Monfils juga me­nunjukkan permainan yang tidak kalah mengecewakan ke­ti­ka harus berjuang lima set. Pe­tenis unggulan ke-12 itu akhir­nya berhasil menyudahi per­la­wa­nan petenis Belanda, Thiemo De Bakker dengan susah payah 6-7 (5/7), 2-6, 7-5, 6-2, 6-1 da­lam waktu tiga jam 38 menit.

Parahnya lagi, Monfils sempat ter­tinggal di dua set sebelum meng­akhiri De Bakker yang meng­alami cedera di laga ter­sebut. “Saya pikir mungkin baru ka­li ini saya mampu bangkit dari ketinggalan dua set dan ke­mu­dian memenangi pertandingan. Rasanya seperti lepas dari beban yang sangat berat,” kata Monfils.

Nasib yang paling me­nge­naskan dialami petenis Amerika Se­rikat, Sam Querrey yaitu harus tersingkir setelah ditumbangkan petenis Polandia, Lukasz Kubot 7-5, 2-6, 6-3, 1-6 dan 6-8.

Sementara itu, petenis ung­gu­lan kedua, Roger Federer ber­main gemilang saat menga­lah­kan Lukas Lacko 6-1, 6-1, 6-3. Di laga tersebut, petenis asal Swiss itu tidak mendapatkan per­la­wanan berarti. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA