Nasarudin Sesalkan Pengadangan UAS di Kutai Barat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Selasa, 07 Juli 2026, 11:11 WIB
Nasarudin Sesalkan Pengadangan UAS di Kutai Barat
Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. (Foto: Instagram)
rmol news logo Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Nasarudin menyayangkan aksi sekelompok oknum masyarakat yang mengadang kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, baru-baru ini.

Nasarudin menilai, insiden tersebut mencederai semangat kebangsaan dan fondasi keberagaman yang selama ini dirawat di Indonesia.

"Kita sebagai masyarakat melayu sangat menyayangkan aksi arogan seperti itu. Kita memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika, jangan sampai ada oknum yang mempertontonkan sikap angkuh dan merusak persaudaraan," ujar Nasarudin dalam keterangan tertulisnya, Selasa 7 Juli 2026.

Ia menegaskan, mayoritas masyarakat Indonesia sejatinya hidup berdampingan dengan damai tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan. Dalam Islam, prinsip lakum dinukum wa liyadin (untukmu agamamu, dan untukku agamaku) menjadi panduan utama dalam menghormati keyakinan sesama.

"Islam mengajarkan untuk menghormati sesama manusia. Bahkan terhadap seluruh makhluk ciptaan Allah SWT pun kita diperintahkan untuk menjaga," lanjutnya.

Lebih lanjut, Nasarudin meyakini insiden penolakan terhadap dai kondang tersebut bukanlah representasi dari konflik agama, melainkan murni ulah segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Peristiwa ini saya yakini murni bukan karena persoalan agama. Ini adalah ulah oknum tertentu yang berpotensi mencederai keragaman bangsa Indonesia," tegasnya.

Ia pun mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Jika ada pihak yang merasa keberatan atau menduga adanya pelanggaran dalam suatu kegiatan, mekanisme yang ditempuh haruslah jalur resmi, bukan dengan aksi pengadangan atau intimidasi di lapangan.

"Kalau memang ada dugaan pelanggaran hukum, laporkan kepada aparat penegak hukum. Bangsa ini memiliki aturan main yang harus dihormati oleh semua pihak," kata Nasarudin.

Di akhir penyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, tidak merusak hubungan antarsesama (hablum minannas), dan tetap menjaga suasana kondusif demi keutuhan NKRI.

Sementara itu, meski sempat diwarnai aksi penolakan oleh oknum warga, agenda dakwah UAS di Kalimantan Timur dipastikan tetap berjalan dengan lancar. Melalui akun Instagram resminya, UAS membagikan momen antusiasme jemaah yang memadati lokasi acara.

"Tabligh Akbar Memperingati Tahun Baru Islam 1448 H. Masjid Al-Mutaqqin Islamic Center, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur," tulis UAS dalam unggahannya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA