Hijrah Tak Sekadar Ganti Tahun, Khofifah Ajak Warga Jatim Perkuat Kesalehan Sosial

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Selasa, 16 Juni 2026, 13:20 WIB
Hijrah Tak Sekadar Ganti Tahun, Khofifah Ajak Warga Jatim Perkuat Kesalehan Sosial
Foto: RMOLJatim
rmol news logo Mengapa peringatan 1 Muharram tak boleh dimaknai sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah? Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, Tahun Baru Islam 1448 Hijriah harus menjadi momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik dan memperkuat kesalehan sosial di tengah masyarakat.

Pesan itu disampaikan Khofifah saat menghadiri dzikir, sholawat, dan doa akhir tahun 1447 Hijriah sekaligus menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, Jalan Dukuh Kupang, Surabaya, Senin (15/6) malam. Acara yang dihadiri sekitar 5.000 masyarakat itu juga diikuti Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak serta jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Jatim.

Menurut Khofifah, makna hijrah bukan hanya perpindahan secara fisik, melainkan transformasi menuju kebaikan yang berkelanjutan. Karena itu, peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum refleksi sekaligus pembelajaran dari perjalanan kaum Muhajirin dan kaum Anshar yang saling menguatkan dalam membangun peradaban.

"1 Muharram memberikan pembelajaran yang sangat kuat bagaimana proses hijrah kaum Muhajirin dan bagaimana kaum Anshar menjadi penolong," ujar Khofifah dikutip dari RMOLJatim.

Ketua Umum Muslimat NU itu mengatakan, semangat hijrah sejalan dengan pesan Surah Al-Maidah ayat 2 tentang pentingnya saling tolong-menolong dalam kebajikan dan takwa. Spirit tersebut, kata dia, menjadi fondasi membangun kesalehan sosial serta memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.

Khofifah bahkan menggambarkan hijrah dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari orang yang memiliki utang kemudian mampu melunasinya, hingga mereka yang sebelumnya meminta bantuan dapat berubah menjadi pihak yang memberi dan bersedekah. "Ada proses hijrah yang positif yang bisa menggerakkan dari satu kebaikan menuju kebaikan berikutnya," katanya.

Di akhir acara, Khofifah meminta doa agar Pemprov Jatim senantiasa amanah dan dimudahkan dalam melayani masyarakat. Ia berharap seluruh program pemerintah semakin memberikan manfaat bagi warga Jawa Timur.

Peringatan Tahun Baru Hijriah tersebut ditutup dengan pengundian 15 paket tabungan umrah bagi wajib pajak patuh serta berbagai hadiah doorprize, mulai dari sepeda motor, laptop, televisi hingga empat unit lemari es.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA