“Total ada 61 penumpang dan satu orang nakhoda kapal yang dievakuasi petugas gabungan,” kata Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta.
Gatot menjelaskan, insiden terjadi saat kapal bertolak dari Pulau Panggang menuju Pelabuhan Rawa Saban. Saat di tengah perjalanan, vanbelt mesin kapal putus sehingga menyebabkan mesin penggerak bilge pump tidak berfungsi.
"Air laut sempat masuk ke dalam badan kapal dan merendam mesin utama. Kondisi ini menimbulkan kepanikan penumpang," kata Gatot.
MenurutGatot, meski dihadapkan pada kendala berupa ombak besar dan angin kencang, proses evakuasi tetap berjalan lancar. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat ke Pulau Lancang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
"Para penumpang akan diantar ke lokasi tujuan Pulau Panggang," kata Gatot.
Gatot menambahkan, karena jumlah korban yang banyak, petugas menyiapkan 76 perahu penyelamat di Pos Pulau Pari.
Petugas mendapatkan informasi pukul 08.15 WIB dan berangkat ke lokasi kejadian.
Evakuasi dimulai dari pukul 08.42 WIB dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi pukul 09.45 WIB.
BERITA TERKAIT: