Suasana yang relatif lebih tenang dibandingkan pusat kota Yogyakarta juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berlibur dengan lebih santai. Selain itu, akses menuju Kulon Progo kini semakin mudah berkat keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang berada di wilayah ini.
Melansir laman resmi Wonderful Indonesia, berikut rekomendasi tempat wisata Kulon Progo untuk libur Lebaran 2026.
1. Taman Sungai Mudal
Taman Sungai Mudal dapat menjadi destinasi wisata air yang dijamin dapat meredakan hawa panas yang melanda wisatawan. Objek wisata favorit di Kulon Progo ini bukan sekadar taman biasa, ada air terjun yang mengalir di tengah-tengah taman ini.
Bahkan, bukan air terjun biasa, tetapi air terjun yang berasal dari mata air di dalam sebuah gua. Gemercik air terjun dan air yang dingin sangat cocok untuk menyejukkan diri atau hanya sekadar duduk menikmati suasana.
Taman Sungai Mudal terletak di Dusun Mudal, Banyuganti, Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo. Wisatawan cukup membayar parkir Rp2.000 untuk motor danRp 5.000 untuk mobil saat mengunjungi tempat wisata ini.
2. Kebun Teh Tritis Kulon Progo
Kebun teh Tritis merupakah salah satu kebun teh milik pribadi yang dibuka untuk wisatawan umum. Wisata Yogyakarta berupa kebun teh yang mengelilingi rumah Bapak Purwanto ini terlihat tertata rapi.
Udara segar khas perbukitan akan langsung menyambut para wisatawan. Wisatawan dapat menyusuri tanaman teh di sini sambil berfoto ria dengan bebas.
Puncak Menoreh dan formasi batuannya yang unik dapat dilihat dari kawasan kebun teh ini. Kebun teh Tritis terletak di Desa Ngargosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.
Untuk mengunjungi kebun teh ini wisatawan cukup membayar tiket masuk mulai dari Rp3.000 dan biaya parkir parkir motor sebesar Rp2.000, sedangkan mobil Rp5.000.
3. Hutan Mangrove Kulon Progo
Hutan mangrove Kulon Progo merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di sekitar Yogyakarta Internasioanal Airport atau Bandara YIA. Wisatawan dapat menyusuri deretan hutan bakau melalui jembatan kayu yang dibangun di atasnya.
Namun, jika wisatawan tidak ingin berjalan di atas jembatan bambu, dapat menyewa perahu untuk menyusuri hutan bakau ini. Menariknya, setiap sudut hutan bakau ini menjadi spot foto yang instagramable.
Spot foto favorit yang menjadi ikon di sini adalah tulisan Kulon Progo MJAA (Mangrove Jembatan Api-api). Penamaan api-api diambil dari jenis tanaman bakau yang tumbuh di sini.
Hutan mangrove yang memiliki luas lebih dari 3 hektare ini juga menjadi sarana edukasi bagi wisatawan mengenai ekosistem hutan bakau. Wisatawan juga dapat menikmati matahari terbenam atau di tempat lain di dekat mangrove Kulon Progo, seperti Pantai Congot atau Pantai Pasir Kadilangu.
Pada mulanya hutan bakau atau mangrove di Kulon Progo Yogyakarta merupakan kawasan konservasi yang ada sejak 1989. Harga tiket masuk tempat wisata ini dibanderol mulai dari Rp. 5.000, dan sewa perahu dibanderol mulai dari Rp.10.000.
Hutan Mangrove Kulon Progo mulai buka pada pukul 06.00 sampai 18.00 WIB setiap hari.
4. Wildlife Rescue Center
Wildlife Rescue Center atau WRC menjadi rumah sementara bagi hewan liar langka yang hampir punah. WRC berlokasi di Jalan Pengasih-Nanggulan, Derwolo, Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.
Wildlife Rescue Center berdiri di atas lahan seluas 14 hektar. Mulanya WRC merupakan konservasi satwa yang menampung 160 satwa, yang didapat dari hasil sitaan atas kepemilikan ilegal dan perdagangan ilegal satwa, seperti orang utan, elang jawa, buaya dan owa.
Di dalam konservasi ini, para satwa direhabilitasi kemudian pada akhirnya akan dilepaskan ke habitat aslinya. Setelah itu WRC berkembang dan memiliki banyak program, mulai dari program donasi satwa, adopsi satwa, volunteer, outbond, dan program pendidikan konservasi untuk biaya operasional sehari-harinya.
Suasana seperti hutan membuat suasana WRC nyaman dan asri. Wisatawan dapat berkeliling WRC menikmati kesejukan alam ditemani oleh salah satu pemandu yang siap memberikan ilmu. Wisata ini sangat cocok untuk wisata keluarga.
Wildlife Rescue Center buka setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 15.00. Harga tiket masuk wisata ini juga cukup terjangkau, yakni Rp 8.000 per orang.
5. Mahaloka Paradise, Kulon Progo
Hamparan area persawahan dengan view yang begitu indah, kini bisa menjadi destinasi wisata yang menarik. Salah satunya di Pronosutan, Nanggulan, Kulon Progo.
Selain mudah dijangkau, panoramanya yang indah cocok bagi pemilik hobi foto-foto mengabadikan momen-momen spesial. Pronosutan View menghadirkan jalanan yang dilapisi beton dengan hamparan sawah yang sangat luas.
Tempat ini semakin indah karena selain hamparan sawah yang tengah menguning memiliki latar perbukitan Menoreh. Keindahan alam di tengah sawah ini dipercantik dengan hadirnya salah satu kafe atau tempat nongkrong yang Instagramable.
Mahaloka Paradise merupakan tempat nongkrong kekinian dengan lokasi berada di tengah sawah, sehingga pengunjung dapat merasakan sensasi nongkrong yang berbeda dari tempat tempat pada umumnya.
Mahaloka Paradise ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB. Fasilitas yang ditawarkan kafe ini juga cukup lengkap seperti tempat parkir yang luas, kamar mandi yang bersih, tempat duduk yang keren dan kekinian di tengah hamparan sawah, dan spot foto yang Instagramable.
Jika beruntung saat cuaca cerah akan mendapatkan momen keindahan matahari terbenam. Harga tiket masuk lokasi Mahaloka Paradise ini Rp20.000 termasuk voucher makan. Menu makanan dan minuman yang bervariasi dengan rasa yang mampu memanjakan lidah.
Untuk harga jangan khawatir, sangat ramah di kantong. Seporsi makanan berat dipatok mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000, untuk camilan khas Jawa tradisional mulai dari Rp3.000 hingga Rp5.000.
BERITA TERKAIT: