Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, acara tersebut akan digelar setelah Presiden kembali dari rangkaian kegiatan Idulfitri di Aceh.
“Setelah itu (dari Aceh), Bapak Presiden akan ke Jakarta. Kemudian kemungkinan kalau di istana, siang kami menyiapkan halalbihalal, silaturahmi, untuk seluruh warga masyarakat yang mau berkunjung,” ujar Teddy di Medan, Jumat, 20 Maret 2026 malam.
Ia menjelaskan, Istana akan dibuka untuk umum mulai setelah Salat Zuhur hingga sore hari. Skema kunjungan akan diatur secara bergiliran untuk menjaga kenyamanan pengunjung.
“Ya lima ribuan mungkin, seperti tahun lalu lah. Tentunya kita siapkan di dalam, nanti bila tidak muat, di luar juga sudah disiapkan oleh Pak Mensesneg tenda, kemudian ya nanti bergantian masuk,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyiapkan berbagai hidangan khas Idulfitri serta suasana ramah keluarga. Sejumlah hiburan ringan turut disiapkan, terutama bagi anak-anak yang datang bersama keluarga.
“Ada makan siang, ada silaturahmi, ada ketupat dan sebagainya. Istana terbuka untuk umum, itu siang sampai sore hari. Seperti tahun lalu, istana dibuka untuk rakyat, nanti disiapkan berbagai macam makanan dan hiburan sedikit untuk anak kecil begitu ya kira-kira,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana Idulfitri, sekaligus mempererat silaturahmi dan persatuan nasional.
BERITA TERKAIT: