Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, Diding Wahyudin mengatakan, untuk membangkitkan semangat siswa setelah libur panjang, hari pertama sekolah diisi dengan berbagai kegiatan positif.
"Salah satunya untuk mengembalikan kebugaran tubuh sebelum proses pembelajaran dimulai, kami mewajibkan seluruh sekolah melaksanakan Senam Anak Indonesia Hebat, upacara bendera, serta doa bersama," ujarnya, Senin, 5 Januari 2026.
Menurutnya, pada hari pertama masuk sekolah, para guru juga melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas yang bersifat pengenalan, motivasi, serta penguatan karakter.
"Hal ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran pada semester kedua, sebelum mereka berjuang untuk naik kelas maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya," terangnya.
Diding berpesan kepada para guru agar terus membekali peserta didik dengan sikap dan perilaku sopan santun, pemahaman budaya, serta pembentukan karakter yang baik, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kemudian, pembentukan karakter ini perlu didorong bersama. Tanggung jawab tersebut bukan hanya berada di pihak sekolah atau pemerintah, tetapi juga melibatkan peran orang tua.
"Pemerintah mendorong para guru untuk disiplin dalam mengajar guna mencegah terjadinya perundungan dan permasalahan lain di sekolah," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang siswi kelas VII SMP Negeri 291 Jakarta, Chikalifia (13) mengaku senang dapat kembali bersekolah setelah libur sekitar dua minggu. Meski sempat merasa berat di awal, ia tetap bersemangat untuk kembali belajar dan bertemu teman-temannya.
"Pada hari pertama setelah libur, saya masih terbayang suasana santai di rumah. Namun, saya ingin naik kelas dan mendapatkan nilai yang baik, jadi tetap harus semangat," tandasnya.
BERITA TERKAIT: