Nyawa Mbah Painem Tak Tertolong Usai Tersengat Tawon Vespa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Senin, 03 Maret 2025, 02:49 WIB
Nyawa Mbah Painem Tak Tertolong Usai Tersengat Tawon Vespa
Susilo (55) putra Mbah Painem menunjuk lokasi sarang tawon vespa, yang merenggut nyawa ibunya, Minggu, 2 Maret 20205/RMOLJateng
rmol news logo Seorang nenek di Grobogan, Jawa Tengah meregang nyawa setelah tersengat tawon vespa. Meski telah mendapatkan suntikan antibiotik dari rumah sakit, namun nyawa sang nenek tetap tak terselamatkan.

Musibah yang dialami Painem (70), warga RT 02 RW 08 Dusun Ngampelan, Desa Monggot, Kecamatan  Geyer Grobogan itu diungkap putranya, Susilo (55).

Kejadian tragis tersebut terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025. Korban tersengat jenis Tawon Vespa saat membersihkan ranting bambu berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya.

"Saat membersihkan lokasi, mungkin tak sengaja merusak sarang lebah, hingga lebah menyerang mbahnya. Merasa sakit kena sengatan lebah, simbah berusaha kabur namun kakinya terjerat sebuah akar, hingga jatuh dan disengat puluhan lebah," ujar Susilo dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Minggu, 2 Maret 2025.

Mendengar suara jeritan sang nenek, keluarganya pun langsung menolong korban dan membawa korban ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan darurat
.
"Sekitar satu jam di Puskesmas tidak ada penanganan, kemudian diminta membawa ke RSUD Purwodadi, padahal saat itu kondisi hujan deras. Setelah sampai rumah sakit, si Mbah mendapat suntikan, sistem rawat jalan," jelasnya.

Meski mendapat suntikan dan obat jalan, nyawa Mbah Painem tak terselamatkan dan menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu dini hari, 1 Maret 2025.

Kepala Desa Monggot, Susanto, mengatakan terkait adanya sarang Tawon Vespa di Dusun Ngampelan yang sudah memakan korban, langsung dilaporkan ke BPBD Grobogan.

Mendapat laporan tersebut, BPBD Grobogan langsung berkoordinasi dengan Damkar Grobogan dan menerjunkan petugas ke lokasi.

"Sabtu sore, pihak damkar langsung melakukan eksekusi, menghancurkan sarang lebah dengan membakar sarang tawon tersebut," ungkap Susanto.
 
Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan ke pemerintah desa jika ada hal yang membahayakan warga, seperti misalnya keberadaan sarang tawon vespa.

"Mohon kerja samanya jangan membahayakan diri, langsung laporkan biar ditangani petugas yang membidangi," pungkas dia.

Tawon Vespa tergolong dalam kingdom Animalia, filum Arthropoda, kelas Insecta, Ordo Hymenoptera, famili Vespidae dengan spesies Vespa affinis. Tawon jenis ini memiliki sengat yang berbahaya dan mematikan. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA