Dari pihak keluarga dan Tim Pengacara Muslim (TMP) dipastikan akan menjemput Pemuka Agama asal Solo itu dari Lapas Gunung Sindur.
"Kita enggak ada persiapan apa-apa, biasa-biasa saja. Cuman persiapan kesana untuk jemput. Mungkin beberapa orang dari keluarga dan rencananya sama penasehat hukum juga," ujar Putra Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rochim, saat dihubungi
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/1).
Nantinya, Abu Bakar Ba'asyir akan langsung dibawa oleh keluarga ke tempat tinggalnya, di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki, Solo, Jawa Tengah.
"Akan tinggal di rumahnya. Karena keluarga cuma satu, di Solo," sambung Abdul Rochim.
Putra ketiga Abu Bakar Ba'asyir ini berharap pembebasan yang akan berlangsung besok tidak ada kendala dan tidak berlangsung begitu lama. Karena rencananya, pihak keluarga akan menjemput Abu Bakar Ba'asyir pada pagi hari.
"Kalau pukul berapanya tanya pihak LP. Kalau saya sih maunya sepagi mungkin kalau bisa. Biar cepat selesai. Tapi kan yang namanya LP juga punya prosedur dan lain sebagainya," ungkap Abdul Rochim.
Terkait aktivitas Abu Bakar Ba'asyir usai bebas nanti, Abdul Rochim memastikan ayahnya akan lebih banyak istirahat di rumah. Mengingat, umurnya kini sudah 83 tahun dan mengidap beberapa penyakit.
"Pastinya lebih banyak istirahat. Karena kan beliau sudah tua, sudah sepuh, akan lebih banyak di rumah saja menghabiskan waktu dengan keluarga," tandasnya.
BERITA TERKAIT: