“Jadi konsepnya, ada ring 1 yaitu Rumah Sakit Hasan Sadiqin (RSHS) Bandung dan RS Rotinsulu Bandung. Kemudian ring 2 dan ring 3. Kalau ada gejala-gejala, tidak semuanya langsung ke RS rujukan yaitu RSHS atau Rotinsulu. Bisa dilakukan penanganan terlebih dahulu di ring 2 atau di ring 3,†ucap Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Selasa (3/3).
Diakui Emil, hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi tambahan terkait pasien terjangkit virus corona di wilayah Jabar.
“Terkait masalah Covid-19 di Jabar, per hari ini belum ada informasi penambahan pasien yang menjadi positif yang terdampak Covid-19 masuk ke kami,†imbuh Emil, dikutip
Kantor Berita RMOLJabar.
Menurutnya, saat ini hanya ada 23 pasien dalam pengawasan (PDP) atau sering disebut
suspect.“23 PDP itu alhamdulillah semua negatif, yang positif hanya yang dilaporkan Pak Presiden kepada publik,†ungkapnya.
Selain itu, Emil pun membantah jika warga Cianjur yang meninggal itu akibat virus corona.
“Yang di Cianjur, setelah dikonfirmasi itu bukan terpapar Covid-19. Karena punya sejarah penyakit paru-paru sebelum umrah dan kesehariannya,†tandasnya.
BERITA TERKAIT: